Komisi III DPRD Kalsel Pantau Perbaikan Jalan Veteran Sungai Lulut, Progres Capai 90 Persen

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
PANTAU PERBAIKAN-Rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kalsel bersama wartawan Pers Room DPRD Provinsi Kalsel memantau perbaikan Jalan Veteran Kilometer 5,5, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan peninjauan langsung terhadap progres perbaikan Jalan Veteran Kilometer 5,5 di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses perbaikan jalan yang amblas sejak 15 Juli 2026 berjalan sesuai target.

Peninjauan lapangan dilakukan bersama rombongan wartawan Pers Room Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Jalan yang mengalami amblas sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman antara satu hingga 1,5 meter itu sebelumnya ditutup total karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, H Muhammad Rosehan Noor Bahri, SH mengatakan, pihaknya ingin memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin memastikan persiapan penutupan pekerjaan menuju tanggal 10 Agustus sudah benar-benar siap,” ujar Rosehan saat berada di lokasi.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap hasil peninjauan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan ruas jalan tersebut dengan aman.

Ia juga mengingatkan pihak kontraktor pelaksana bersama Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan agar memastikan kondisi badan jalan benar-benar stabil sebelum memasuki tahap pengaspalan.

“Jangan sampai muncul informasi seperti tadi pagi bahwa jalannya retak. Kalau memang ada retakan, harus dipastikan penyebabnya dan jangan sampai menjadi tanda-tanda terjadinya longsor kembali,” tegasnya.

Menurut mantan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tersebut, kepastian kondisi struktur jalan sangat penting agar hasil pekerjaan memiliki kualitas yang baik dan tidak kembali mengalami kerusakan setelah dibuka untuk umum.

Rosehan juga meminta selama proses pemadatan hingga pengaspalan berlangsung, akses jalan tetap ditutup total. Langkah itu dinilai penting agar pekerjaan kontraktor tidak terganggu oleh kendaraan maupun masyarakat yang melintas sehingga kualitas pekerjaan dapat terjaga.

“Kita minta menuju tanggal 10 Agustus benar-benar disiapkan dengan baik. Selama proses pekerjaan, jalan sebaiknya tetap ditutup total agar kontraktor bisa bekerja maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, Misna Putri Wiharti, menjelaskan progres perbaikan jalan amblas tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

“Saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap pemadatan LPB atau lapis pondasi bawah,” ujarnya.

Menurut Misna, proses pemadatan dilakukan untuk memastikan struktur tanah dan pondasi jalan benar-benar stabil sebelum dilanjutkan ke tahapan pengaspalan.

“Pemadatan ini dilakukan sampai kondisi benar-benar stabil. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pekerjaan pengaspalan sebelum akses dibuka kembali,” jelasnya.

Ia kembali mengimbau masyarakat agar tidak melintasi ruas Jalan Veteran Sungai Lulut selama proses pekerjaan berlangsung hingga 10 Agustus 2026. Dengan dukungan masyarakat mematuhi penutupan jalan, proses perbaikan diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menghasilkan konstruksi yang aman serta lebih kuat untuk digunakan kembali.

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar