oleh

Pasar Buah Mangkrak Akhirnya Berfungsi, Tapi Dijadikan Tempat Sampah

Banjarmasin, BARITO – Pemko Banjarmasin sepertinya tidak ada pilihan mengalihfungsikan bangunan Pasar Buah Pengembangan di Jalan Veteran menjadi tempat pembuangan sementara (TPS).

Diketahui sejak diresmikannya Pasar Buah Pengembangan 2015 lalu. Hingga sekarang tidak pernah digunakan alias mangkrak dengan alasan tidak ada pedagang yang minat.

Pasar yang luasnya 300 meter persegi itu, kini dijadikan relokasi daripada pasca ditutupnya dua TPS di Jalan Pramuka dan Jalan Veteran Sungai Gardu.

Pj Sekdako Banjarmasin, Mukhyar yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin menyatakan, dijadikannya dari Pasar Buah menjadi TPS karena pasar daripada tidak digunakan.

Apalagi Pemko saat ini kesulitan mencari lahan TPS dan ketika melihat pasar tidak digunakan, pihaknya meminta izin menggunakan bangunan untuk pembuangan sampah sebagai transit ke TPA Basirih.

“Karena kita kesulitan lahan, bangunan pasar buah itu yang kita manfaatkan. Dan asetnya sekarang juga diserahkan ke DLH, ya karena tidak digunakan tadi,” bebernya saat di temui di Balai Kota Banjarmasin, Senin (5/4).

Mukhyar mengaku, penacarian TPS baru karena tiga TPS yang berada di samping jalan seperti di Jalan Pramuka yakni TPS Rahayu dan Komplek DPR. Kemudian TPS satunya Jalan Veteran Sungai Gardu telah ditutup.

Penutupan TPS selanjutnya pihaknya akan melakukan di TPS Pasar Kuripan dan Gudang Kulit (Veteran) pada Rabu 7 April mendatang.

Ditanya berapa volume TPS Pasar Buah dapat menampung. Mukhyar mengatakan, dapat menampung semua TPS yang ditutup. Kalau diperkirakan ada sekitar 100 ton lebih.

“TPS pasar Kuripan ada 12 ton, TPS Pramuka ada 8 ton dan TPS di Jalan A Yani 20 ton.

Dipastikan Mukhyar, keberadaan TPS yang menampung sampah pada TPS yang ditutup malam itu juga langsung di angakut ke TPA. Jadi tidak ada yang tersisa saat siang.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed