Viral ! Belasan “Gangster” Remaja Konvoi Pamer Bawa Sajam di Banjarmasin, Dinihari Diciduk Polisi di Rumah

by baritopost.co.id
0 comment 3 minutes read
GANG MOTOR - Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito dalam Press Release Geng Motor Bawa Sajam, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Eri Alsepa dan Kapolsel Selatan Kompol Agus Sugianto serta Kasi Humas, juga mengundang Kepala UPPA Kota Banjarmasin serta LBH Unlam dan Bapas, Rabu (19/6/2024) malam. (foto:sum/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Jagad Media sosial digegerkan dengan video viral yang memperlihatkan belasan remaja konvoi dan di antaranya beberapa orang membawa senjata tajam (Sajam), Rabu (19/6/2024) dinihari sekitar pukul 01.30 Wita

Aksi remaja yang rata rata berusia dibawah umur ini meresahkan masyarakat Kota Banjarmasin.
Konvoi sepeda motor itu ada yang bertiga satu ranmor, kemudian mereka dengan sengaja mengayunkan sajam jenis parang dan Samurai serta clurit.

Mereka melintas di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin Selatan, hingga usai beraksi langsung mengundang reaksi warga dan kepolisian.
Polisi langsung bergerak beberapa jam usai mereka bubar hingga dijemput satu persatu dari rumahnya dinihari

Baca Juga: Pendaftaran CPNS Diperkirakan Molor ke Juli

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito dalam Press Release malam harinya kepada awak nedia mengatakan, setelah dibekuk satu persatu ternyata sebanyak 11 Gang motor itu semuanya Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Mereka menamakan, Bubuhan Selatan Tahun 2023 Junior (Bonastan).

Didamping dari Kepala UPPA Kota Banjarmasin Susa, Kapolres Sabana memperlihatkan barang bukti enam sajam, terdiri dari dua parang, dua Samurai dan dua Clurit.
Kemudian dua ranmor, sementara motor lainnya masih dalam pencarian. “Mereka beraksi di Simpang Enjoy di Jalan Lingkar Selatan dekat SD Ukhuwah dan menggunakan bendera hingga barbuk berhasil disita enam sajam. Untuk Motor jenis Yamaha Aoerox, Mio putih dan Jupiter juga turut disita,”beber kapolresta juga didampingi pohak LBH Unlam dan dari Napas.

Dari pendataan ABH ini ada yang masih sekolah, dan putus sekolah.
“Seluruhnya ada 19 orang, dan tiga masih buron.
Modus operasi mereka ingin mencari jati idiri atau musuh melalui janji di ponsel, namun gagal karena bubar lantarannmelihat warga dikira polisi berpakaian preman. .
.Setelah dicokok satu persatu ditemukan 11 orang mayoritas ABH ini. “Selanjutnya untuk penindakan hukum melalui sistem perasilan anak. Kami mengajak peran serta orang tua dan pendampingan. Karena mereka ini merupakan generasi muda yang salah pergaulan dan perlu pembinaan dengan cara yang baik,”terang Sabana disamping Wakapolresta, AKBP Arwin Amrih Wientanama.

Kapolresta yang juga didampingi Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa menambahkan, sebenarnya ABH inintidak harus dengan cara podana penjara. Karena hal itu membuat masa depannya terhambat, sehingga perlu pembinaan misalnya wajib lapor. Mungkin mereka kurang perhatian dari keluarga dan lingkungan orang di sekitar mereka. “Dalam hal ini kan mereka cuma salah pergaulan dengan membawa sajam. Jadi tidak ada korban dalam rencana Gang motor tersebut,” jelas Sabana. Dia juga minta maaf kepada warga Banjarmasin belum maksimal dalam memberikan rasa aman dan pihaknya selalu berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Untuk itu kepada warga lainnya diminta tidak terlibat. Jika ada hal-hal yang mencurigakan segra laporkan kepada kami,*tutur kapolresta Banjarmasin juga didampingi Kapolsek Selatan Kompol Agus Sugianto dan Kasi Humas Ipda Sunarmo.

Kepala UPPTD Susan menambahkan perbuatan ABH ini merupakan
yang kedua kalinya. Karena mereka tidak mengerti akan dampak pelanggaran pidana atau hukuman tersebut.
Karena itu perlu pembinaan lebih baik lagi agar tidak terjerumus apalagi jangan sampai terjadi korban

Samsul Hair dari LBH Unlam menutup keterangan pers tersebut menyatakan agar kejadian itu jangan sampai terulang kembali. “Jadi hendaknya kejadian itu tidak terulang lagi, karena sayang kalau ABH ini terhambat, sebab mereka adalah generasi penerus bangsa,”pungkasnya siap mendampingi proses hukum tersebut.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Leave a Comment