oleh

Bukan Munjiyat, Pj Walikota Banjarmasin Ternyata Fidayeen

Banjarmasin, BARITO – Tak disangka, Pj Walikota Banjarmasin, yang diprediksi kuat diisi Mujiyat Kepala BPBD Kalslel ternyata meleset. Pj Gubernur Provinsi Kalsel, Safrizal lantik Akhmad Fidayeen sebagai orang nomer satu di Banjarmasin untuk sementara ini, Jumat (2/4) di Gedung Mahligai Pancasila.

Diketahui, Fidayeen sekarang ini juga menjabat Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel. Belum tahu alasan kenapa, Fidayeen dipercaya menduduki Pj Walikota Banjarmasin. Yang pastinya, keberadaan Pj walikota untuk menjalankan kepemerintahan sementara sembari sengketa hasil Pemilu selesai dan sudah dapat pemutusan siapa pemenang pilwali 2020.

Tak hanya Fidayeen, Gubernur juga melantik Pj Bupati Kotabaru. Pelaksanaan pelantikan dilakukan tertutup, bahkan pejabat penting tidak diberikan fasilitas. Namun bisa menyaksikan secara virtual.

Karena hanya secara virtual, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin, menyaksikan di Aula Kayuh Baimbai.

Fidayeen yang mengenakan pakaian dinas berwarna putih, setelah dilantik ia langsung berkunjung ke Balai Kota Banjarmasin dari Gedung Mahligai.

Kedatangnnya disambut Pj Sekdako Banjarmasin, Mukhyar dan unsur SKPD jajaran Pemko Banjarmasin. Mukhyar mengaku syukur dan menyambut baik kedatangan Dayeen menjadi Pj Walikota.

“Selamat datang pak Dayeen di Balai Kota Banjarmasin,” katanya.

Mukhyar juga menyampaikan terkait tugas kepemerintahan Pemko Banjarmasin saat ini seperti persiapan pemungutan suara ulang (PSU) dan pandemi Covid-19.

Sementara itu Dayeen, mengaku bangga bisa bekerjasama dengan jajaran Pemko Banjarmasin.

Ia mengaku siap menjalankan tugas seperti apa yang telah diamanatkan Pj Gubernur yakni penanganan Covid-19. Karena diakuinya, pandemic ini belum berakhir.

“Juga pelaksanaan PSU pilwali nanti di tiga kelurahan,” katanya.

Ia melanjutkan, tugas terpenting harus memberikan kedamaian dan kenyamanan di masyarakat. Kalau itu terwujud, kata Dayeen dapat meminimalisir resiko penularan virus, karena tercipta imun yang bagus.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri namun perlu kerjasama. Kalau saya salah, diharapkan saya ditegur sehingga kita bisa mejalin komunikasi yang baik,” bebernya.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed