Bahas APBD Perubahan 2026, Komisi III DPRD Kalsel Dalami Program dan Serapan Anggaran Sejumlah SKPD

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read
RAPAT PENDALAMAN-Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menggelar rapat pendalaman membahas APBD Perubahan 2026 bersama sejumlah SKPD mitra kerja.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat pendalaman bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai bagian dari pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026, Selasa (4/8/2026).

Rapat tersebut bertujuan menyelaraskan usulan anggaran perubahan dari masing-masing SKPD, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan capaian realisasi anggaran hingga pertengahan tahun berjalan.

Pembahasan dilakukan secara bergilir dengan menghadirkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah saat memimpin rapat mengatakan pendalaman tersebut penting dilakukan untuk memastikan setiap usulan dalam APBD Perubahan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil, memiliki perencanaan yang matang serta selaras dengan target pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

“Rapat ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh program kegiatan yang diusulkan telah tersusun dan terencana dengan baik sesuai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai,” ujarnya.

Dalam pembahasan bersama Dinas ESDM, Komisi III DPRD Kalsel menelaah paparan mengenai realisasi kinerja, capaian fisik, hingga penyerapan anggaran tahun 2026. Berdasarkan data per 31 Juli 2026, realisasi kinerja Dinas ESDM dinilai cukup baik karena sebagian besar indikator telah melampaui 77 persen, bahkan beberapa program telah mencapai 100 persen.

Sementara itu, realisasi fisik kegiatan tercatat mencapai sekitar 61 persen, sedangkan realisasi keuangan masih berada pada angka 46 persen.

“Kami tentunya sangat mengapresiasi capaian kinerja Dinas ESDM. Dari data yang disampaikan per 31 Juli 2026, realisasi kinerja sebagian besar telah mencapai di atas 77 persen, bahkan ada yang sudah 100 persen. Sedangkan realisasi fisik baru mencapai 61 persen dan realisasi keuangan 46 persen,” kata Mustaqimah.

Pada kesempatan tersebut, Dinas ESDM Kalsel juga mengajukan tambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2026 sebesar lebih dari Rp1,6 miliar. Namun, Komisi III meminta agar usulan tersebut dilengkapi dengan rincian program dan kegiatan yang akan dibiayai sehingga pembahasannya dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

Menurut Mustaqimah, setiap tambahan anggaran harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan agar penggunaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pencapaian target pembangunan.

“Tadi mereka ada beberapa hal yang memerlukan tambahan dana. Namun sudah kami bahas bersama bahwa usulan anggaran tersebut harus dirinci terlebih dahulu. Mereka juga menyampaikan optimistis seluruh target anggaran dapat tercapai hingga akhir tahun 2026,” jelasnya.

Komisi III DPRD Kalsel berharap seluruh SKPD mitra kerja mampu mengoptimalkan penyerapan anggaran pada semester kedua sehingga target realisasi fisik maupun keuangan dapat tercapai sesuai perencanaan. Pendalaman ini juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD agar pelaksanaan APBD Perubahan nantinya berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi III DPRD Kalsel, di antaranya Khusnul Fatahillah, Ahmad Maulana, Habib Farhan, Aulia Azizah, Hj Syarifah Ruhayat, Rosehan MB serta anggota lainnya.

Komisi III

Rapat

APBD Perubahan 2026

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar