Kebakaran di Basirih Hanguskan Warung, Bengkel dan Dua Truk Fuso

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
API BERKOBAR - Kebakaran di dekat Jembatan Basirih, Jalan Gubernur Soebardjo, Banjarmasin Barat, menghanguskan warung, bengkel, dua truk Fuso dan sejumlah kendaraan, Minggu (20/9/2026) pagi. (foto:istimewa)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Kebakaran hebat di dekat kawasan Jembatan Basirih, Jalan Gubernur Soebardjo RT 11, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, menggegerkan warga sekitar, Minggu (20/9/2026) pagi sekitar pukul 08.15 WITA.

Sejumlah relawan pemadam kebakaran langsung berdatangan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Kebakaran tersebut menghanguskan sebuah warung sekaligus tempat tinggal, bengkel mobil, dua unit truk Fuso, sepeda motor dan satu motor listrik.

Warung yang diduga menjadi lokasi awal munculnya api diketahui milik Kasmawati (43) dan suaminya, Kusairi (48).

Kasmawati yang mengenakan baju hitam itu tak menyangka saat hendak membuka warung miliknya, musibah kebakaran sudah terjadi. Api terlihat muncul dari bagian atap bangunan.

Saat kejadian, Kasmawati mendapati meteran listrik mengalami korsleting. Ia kemudian berusaha mematikan aliran listrik.

“Kilometernya, saya tekan supaya listrik padam,” kata Kasmawati saat ditemui di rumah kakaknya, Akhmad, yang berada di seberang lokasi kebakaran, Jalan Baguntan.

Namun, api dengan cepat membesar dan melalap bangunan berbahan kayu tersebut. Kobaran api kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya, termasuk dua unit truk Fuso yang sedang terparkir di lokasi.

Kasmawati hanya bisa menyaksikan kobaran api yang terus membesar dan menghanguskan warungnya. Ia masih mengingat detik-detik saat pertama kali melihat api membakar bagian meteran listrik.

Dalam situasi panik, Kasmawati juga berusaha menyelamatkan suaminya, Kusairi, yang sedang sakit stroke.

Dengan menggendong anaknya yang masih kecil, Kasmawati berusaha keluar dari rumah. Warga sekitar turut membantu mengevakuasi Kusairi sebelum api menguasai seluruh bangunan.

Kini, rumah sekaligus warung yang menjadi tempat tinggal pasangan tersebut telah rata dengan tanah.

Kusairi yang duduk di dekat Kasmawati mengaku sudah sekitar satu tahun berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya.

Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Noor Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi mengatakan, terdapat empat pemilik yang terdampak kebakaran, yakni pemilik warung, bengkel dan dua unit truk.

“Yang terbakar satu warung, satu bengkel mobil dan dua truk. Kerugian ditaksir Rp500 juta,” sebutnya.

Adapun warung tersebut milik Kusairi dan Kasmawati. Kemudian bengkel mobil milik Mustofa (39).

Sementara dua truk yang terbakar masing-masing milik Asep Abdul Nasir (52), dengan nomor polisi B 9414 BR, serta Yogi Tansa (47), pemilik truk bernomor polisi L 8745 US.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar