Tanjung, BARITOPOST.CO.ID – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mulai melakukan konsolidasi untuk memperkenalkan keberadaan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) di wilayah Kabupaten Tabalong.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah kepala desa, yang dilaksanakan pada Senin (21/9). Pertemuan ini menjadi bagian dari tindak lanjut semangat konsolidasi yang dibangun dalam Rakernas II AKSI yang berlangsung di Jakarta pada 9–11 September 2026.
Silaturahmi tersebut diinisiasi oleh sejumlah kepala desa yang menjadi penggerak awal AKSI di Kalimantan Selatan, di antaranya Arie Kurniawan, Exy, Isna, dan Linawati. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan AKSI sekaligus mendengarkan pandangan dan masukan dari para kepala desa yang telah lebih dahulu memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Sejumlah kepala desa turut hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Kepala Desa Kupang Nunding Rusdi, Kepala Desa Uwie Mulyadi Trisno, Kepala Desa Paliat Akhyar, Kepala Desa Bungin Jani, Kepala Desa Lokbatu Iberahim, Kepala Desa Barimbun Arie Kurniawan, serta Kepala Desa Bumi Makmur Exy.
Arie Kurniawan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan AKSI kepada desa-desa di Kabupaten Tabalong.
“Kami terdiri dari beberapa perwakilan desa dari wilayah utara, tengah, dan selatan. Selanjutnya, kami akan mengkomunikasikan keberadaan AKSI kepada desa-desa lainnya sehingga kepala desa dapat mengetahui ruang dan tujuan organisasi ini,” ujar Arie.
Menurutnya, pengembangan AKSI di tingkat daerah diharapkan berlangsung secara terbuka dan bertahap, dengan tetap menghormati keberadaan organisasi dan wadah kepala desa yang telah ada.
Hal senada disampaikan Exy. Ia berharap proses pengenalan AKSI di Kabupaten Tabalong dapat memperoleh masukan dari para kepala desa senior, sehingga keberadaan organisasi tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pemerintahan dan pembangunan desa.
“Kami berharap mendapatkan saran dan masukan dari para kepala desa senior terkait keberadaan dan pengembangan AKSI di Kabupaten Tabalong, khususnya bagaimana organisasi ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi desa,” kata Exy.
AKSI merupakan wadah organisasi bagi kepala desa yang masih aktif menjabat. Kehadirannya diarahkan sebagai ruang komunikasi, pertukaran pengalaman, serta penyampaian gagasan strategis yang berkaitan dengan pemerintahan dan pembangunan desa.
Dalam Rakernas II yang dilaksanakan di Jakarta pada 9–11 September 2026, AKSI membahas sejumlah isu strategis mengenai pembangunan nasional berbasis desa, termasuk penguatan peran desa dalam mendukung pembangunan nasional.
Melalui organisasi tersebut, para kepala desa diharapkan dapat menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang dihadapi desa secara lebih terkoordinasi, sekaligus berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat, pembangunan, pemberdayaan, serta pengembangan potensi desa.
Bagi Kabupaten Tabalong, langkah awal yang dilakukan sejumlah kepala desa ini diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi tambahan antarpemerintah desa, tanpa mengurangi peran pemerintah daerah maupun organisasi kepala desa yang telah berjalan.
Penggerak AKSI di Tabalong juga menekankan bahwa pengembangan organisasi akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan silaturahmi, komunikasi, musyawarah, dan kepentingan pembangunan desa.
Dengan pendekatan tersebut, keberadaan AKSI di Kabupaten Tabalong diharapkan dapat berkembang sebagai wadah yang konstruktif bagi kepala desa dalam bertukar informasi, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan gagasan yang dapat mendukung kemajuan desa dan pembangunan daerah.
Penulis: Laila
Follow Google News Barito Post