Pentas Mamanda Meriahkan Taman Van Der Pijl, Wujud Pelestarian Seni Budaya Banjarbaru

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – Suasana Panggung Taman Van Der Pijl, Kota Banjarbaru, tampak semarak pada Sabtu malam (7/2/2026). Pentas Mamanda yang dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi paguyuban dan komunitas seni se-Kota Banjarbaru sukses menarik perhatian masyarakat yang memadati kawasan taman untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya khas daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby yang didampingi suami, H. Riandy Hidayat, selaku Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru. Hadir pula berbagai paguyuban serta komunitas seni yang selama ini aktif dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya di Banjarbaru.

Pentas Mamanda dan silaturahmi komunitas seni ini menjadi ruang pertemuan lintas komunitas sekaligus wadah ekspresi, apresiasi, dan penguatan jejaring antar pelaku seni. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kebersamaan serta membangun kolaborasi dalam memajukan seni budaya lokal di tengah perkembangan kota.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru, H. Riandy Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan komunitas seni dalam menjaga serta melestarikan seni budaya lokal. Menurutnya, keberadaan komunitas seni memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi kreatif.

Ia menegaskan bahwa seni dan budaya tidak dapat dipisahkan dari identitas daerah. Oleh karena itu, pelestarian seni tradisional seperti Mamanda harus terus dilakukan agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

“Seni dan budaya, termasuk Mamanda, bukan sekadar hiburan. Ini adalah identitas daerah yang harus terus kita jaga dan kembangkan, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Kota Banjarbaru,” ujar Riandy Hidayat.

Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru akan terus mendorong ruang-ruang ekspresi seni agar para pelaku seni memiliki panggung untuk berkarya. Selain itu, kegiatan seni budaya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyambut positif terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pentas seni seperti Mamanda memiliki nilai strategis dalam memperkuat jati diri daerah sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Puncak acara ditandai dengan penampilan Mamanda yang disambut antusias oleh pengunjung. Alur cerita khas Mamanda yang sarat pesan moral, dialog spontan yang jenaka, serta nuansa kearifan lokal yang kuat menjadi daya tarik utama pertunjukan tersebut. Penonton dari berbagai kalangan tampak menikmati pertunjukan hingga akhir, dengan sesekali diselingi tawa dan tepuk tangan.

Penampilan Mamanda ini juga menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat, meskipun berada di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi. Melalui kemasan yang menarik dan tetap mempertahankan ciri khasnya, Mamanda dinilai mampu menjangkau penonton lintas generasi.

Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar paguyuban dan komunitas seni di Kota Banjarbaru. Para pelaku seni memanfaatkan momentum tersebut untuk saling bertukar gagasan, memperkuat koordinasi, serta membangun kolaborasi dalam merancang kegiatan seni budaya ke depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar komunitas seni di Kota Banjarbaru semakin solid. Pentas seni yang digelar secara rutin dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan seni budaya lokal agar tetap hidup, berkembang, dan relevan dengan dinamika zaman.

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif. Dengan dukungan masyarakat dan komunitas seni, seni budaya lokal diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjadi daya tarik dan kebanggaan Kota Banjarbaru. nsh/ang

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar