Turnamen Golf Gubernur Kalsel 2026, Kevin C Akbar Berbagi Pengalaman Lewat Coaching Clinic

by baritopost.co.id
0 comments 4 minutes read
Kevin C Akbar (baju hitam) bersama panitia pelaksana Turnamen Golf Gubernur Kalsel 2026. (foto: Tolah/brt)

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID Pegolf profesional Indonesia, Kevin Caesario Akbar, berbagi pengalaman dan ilmu kepada para pegolf daerah melalui coaching clinic dalam rangkaian Turnamen Golf Gubernur Kalsel 2026 yang berakhir, Minggu (26/7/2026), di Lapangan Golf Swargaloka Banjarbaru.

Pemegang peringkat satu nasional itu, mengaku sangat antusias dapat hadir dan berbagi pengalaman dengan para pegolf di Kalsel. Bahkan antusiasme peserta dalam mengikuti coaching clinic cukup tinggi.

“Happy banget, antusiasmenya sangat tinggi. Saya juga senang bisa sharing banyak. Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman atlet di sini,” ujarnya.

Dari hasil pengamatannya, Kevin menilai Kalsel memiliki banyak pegolf dengan potensi yang cukup baik. Namun, menurutnya, salah satu hal yang masih perlu ditingkatkan adalah pengalaman bertanding.

“Potensinya banyak yang bagus. Mungkin yang perlu dievaluasi adalah pengalaman. Kalau pengalaman mau tidak mau harus banyak mengikuti turnamen,” ungkapnya.

Dalam coaching clinic tersebut, Kevin membagikan sejumlah ilmu yang diperolehnya dari pelatih asal Australia, David Milne. Salah satu hal penting yang diajarkan kepadanya adalah bagaimana menganalisis pukulan secara mandiri.

Seorang pegolf, lanjutnya, tidak selalu bisa didampingi pelatih dalam setiap pertandingan maupun turnamen. Karena itu, kemampuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pukulan sendiri menjadi hal penting bagi seorang atlet.

“Pelatih saya, David Milne dari Australia, mengajarkan bagaimana cara menganalisis pukulan. Tidak setiap minggu atau setiap event pelatih bisa mengawal saya. Jadi, saya diajarkan untuk bisa mandiri. Itu yang saya share kepada teman-teman di sini agar mereka bisa lebih mandiri dalam menganalisis pukulannya,” jelasnya.

Coaching clinic tersebut diikuti sekitar 40 hingga 50 atlet dan pegolf yang hadir secara bergantian, termasuk peserta yang sebelumnya mengikuti pertandingan Turnamen Golf Gubernur Kalsel.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kondisi Lapangan Golf Swargaloka Banjarbaru. Ia menilai lapangan tersebut memiliki layout yang menarik dan menyenangkan untuk dimainkan. “Lapangan ini bagus, layout-nya juga bagus. Seru bermain di sini. Sebenarnya ingin mencoba bermain lebih dari sekali, tetapi terbatas waktu,” tuturnya.

Meski demikian, Kevin memberikan sedikit masukan terkait kondisi green, khususnya di area back nine atau hole 10 hingga 18. Dimana kondisi green di bagian tersebut masih sedikit lebih keras dibandingkan front nine.

“Kalau di front nine, green-nya bagus dan lebih soft. Di back nine sedikit lebih keras dan agak seret. Mungkin rumput-rumputnya bisa ditipiskan sedikit. Secara keseluruhan sudah sangat layak,” bebernya.

Kepada para pegolf muda di Kalsel, Kevin berpesan agar terus berlatih dan melakukan evaluasi setiap kali selesai bermain. “Terus semangat, berlatih, dan selalu evaluasi apa yang kurang. Setiap kali bermain pasti ada yang bisa dievaluasi. Kekurangan itu dilatih lagi dan terus diperbaiki,” pesannya.

Kevin juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah menempati peringkat pertama nasional pada 2025. Sementara di tingkat dunia, dirinya berada di kisaran peringkat 1.200.

Sementara itu, panitia pelaksana H Wahyu Dani, bersama pengelola, Hasan Haji Maro, mengatakan Turnamen Golf Gubernur Kalsel 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan silaturahmi para golfer di daerah.

“Di samping untuk pembinaan atlet, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi para golfer di Kalsel. Jumlah golfer di Kalsel cukup banyak dan antusiasme dari kabupaten/kota juga tinggi,” bebernya.

Turnamen tersebut juga diikuti peserta dari sejumlah daerah di luar Kalsel, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Surabaya hingga Jakarta. “Disini kami juga dapat memperkenalkan olahraga golf kepada masyarakat luas. Masih banyak anggapan bahwa olahraga golf merupakan olahraga yang mahal. Kalau sudah dicoba, mudah-mudahan orang tahu bahwa golf tidak semahal yang dibayangkan. Harus dicoba dulu, setelah itu baru tahu,” katanya didampingi Fikri Anshari (Bendahara Panpel).

Turnamen Golf Gubernur Kalsel 2026 tersebut, sambungnya, terlaksana tanpa menggunakan anggaran daerah dan mendapat dukungan dari para sponsor serta golfer di Kalsel. “Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan yang diikuti sekitar 270 peserta itu dapat menjadi ajang pemanasan bagi para pegolf sebelum berlaga di tingkat nasional. “Seluruh peserta bisa menjadi ajang pemanasan untuk nantinya mengikuti tingkat nasional,” imbuhnya.

Ia juga menyambut baik adanya coaching clinic yang menghadirkan atlet nasional. “Ilmu dan pengalaman yang diberikan Kevin Caesario Akbar diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para golfer muda maupun senior. Apa yang disampaikan atlet nasional itu bermanfaat bagi para golfer muda dan senior. Semoga bisa meningkatkan prestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Tolah

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar