Dinkes HST Gencarkan Penularan HIV, Temuan 24 Kasus di Tahun 2026

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
ar

Paringin, BARITOPOST.CO.ID Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan upaya pencegahan dan pengendalian Human Immunodeficiency Virus (HIV) di tengah tercatatnya 24 kasus baru sejak Januari hingga 15 Juli 2026.

Kepala Dinas Kesehatan HST melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) H. Mualim mengatakan faktor penularan yang paling dominan ditemukan adalah hubungan seksual sesama laki-laki atau Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL).

“Kebanyakan kasus yang kami temukan berasal dari kelompok LSL. Ini menjadi perhatian serius kami dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV di Kabupaten HST,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Dari 24 kasus yang tercatat, 17 di antaranya merupakan penduduk HST dan 7 orang berasal dari luar wilayah. Angka ini belum melampaui total kasus sepanjang tahun 2025 yang mencapai 53 kasus, namun tetap menjadi perhatian serius karena tahun 2026 baru berjalan hingga pertengahan Juli.

Dari sisi usia, kasus HIV di HST paling banyak ditemukan pada kelompok dewasa usia 25 hingga 50 tahun dengan jenis kelamin laki-laki mendominasi temuan kasus.

Sebagai respons, Pemkab HST melalui Dinas Kesehatan menjalankan skrining secara berkala melalui puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten HST.

“Kami juga melakukan skrining di sejumlah titik rawan penularan, serta bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk mewajibkan skrining HIV bagi pasangan yang akan menikah,” kata H. Mualim.

Selain skrining, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan melalui penyuluhan yang menjangkau seluruh wilayah Kabupaten HST lewat jaringan puskesmas setempat.

H. Mualim mengimbau masyarakat tidak perlu takut atau malu untuk memeriksakan diri.

“Deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat diketahui, semakin cepat bisa ditangani dan penularan bisa dicegah,” tegasnya. (*)

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar