oleh

KPPN Sosialisasikan Marketplace dan Digital Payment Pengadaan Barang dan Jasa

Banjarmasin, BARITO – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin menggelar sosialisasi pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan marketplace (pasar online dan digital payment kepada satuan kerja (satker).

Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari Rabu 24 Maret hingga Jum’at (26/3/2021)  di aula KPPN Banjarmasin. Narasumber dan peserta sosialisasi menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama acara berlangsung.

Penyelenggaraan sosialisasi itu bekerjasama dengan mitra bank yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Negara) yaitu BRI, BNI, dan Bank Mandiri.

Masing-masing lembaga perbankan  memberikan penjelasan teknis terkait marketplace (atau DigiPay 002 BRI, Digipay 008 Bank Mandiri dan Digipay 009 BNI) sebagai fasilitas pada masing-masing bank.

Sedangkan satuan kerja yang juga hadir pada sosialisasi marketplace merupakan Mitra KPPN . Satuan kerja Mitra KPPN berasal dari kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.

Kepala KPPN Banjarmasin, Saritano pada pembukaan sosialisasi  menyampaikan gambaran umum  terkait marketplace.

Menurutnya,  marketplace merupakan sistem yang menyediakan layanan daftar penyedia barang/jasa, pembayaran, dan pelaporan secara elektronik, dalam rangka penggunaan uang persediaan yang disediakan oleh bank tempat menyimpan uang persediaan.

“Sistem pembayaran pada cara belanja seperti ini adalah dengan menggunakan digital payment. Digital payment merupakan pembayaran dengan mekanisme pemindahbukuan dari rekening pengeluaran secara elektronik dengan kartu debit atau Cash Management System (CMS) atau pendebetan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) ke Rekening Penyedia Barang/Jasa, dalam rangka penggunaan uang persediaan melalui sistem marketplace,” jelasnya.

Inovasi marketplace, imbuh Saritano, sejalan dengan dilaksanakannya migrasi rekening Bendahara Pengeluaran Satuan Kerja dari rekening Giro menjadi rekening Virtual Accout Bendahara Pengeluaran. Rekening Virtual Account (VA) ini memudahkan Bendahara melakukan pembayaran secara non tunai dengan Cash Management System yang telah disediakan masing-masing bank mitra.

Dia berharap, penggunaan marketplace meningkatkan efisiensi, memudahkan pelacakan transaksi , dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi UMKM untuk bergabung sebgai penyedia barang dan jasa dalam sistem belanja marketplace.

” Bagi Pihak Bank Mitra, penggunaan marketplace akan menambah fasilitas layanan kepada Bendahara yang menjadi nasabahnya,” tukasnya.

Setelah sambutan Kepala KPPN Banjarmasin, Saritano, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber KPPN dan presentasi dari Bank Umum Mitra.

Dilanjutkan sesi tanya jawab yang sebagian besar pertanyaan seputar teknis pelaksanaan marketplace.

Sementara itu, Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI), KPPN Banjarmasin, Shylvia Herawati menuturkan, setelah kegiatan sosialisasi, diharapkan akan semakin banyak Satuan Kerja yang  berbelanja barang dan jasa melalui marketplace.

Hal itu menurutnya juga untuk mengikuti pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut perubahan.

” Termasuk cara kita berbelanja membeli berbagai barang kebutuhan. Demikian halnya dengan pengelolaan Keuangan Negara. Inovasi terus bermunculan mengimbangi kemajuan teknologi yang berlari demikian cepatnya. Salah satunya adalah penggunaan marketplace atau toko online sebagai tempat Bendahara Satuan Kerja membeli barang/jasa kebutuhan kantor,” beber Shylvia.

Dengan kemajuan teknologi trend belanja online yang menawarkan kemudahan, keamanan  dan kenyamanan di era new normal ini, maka peluang itu ditangkap oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) melalui inovasi/ quick wins DJPb tahun 2020, dan dikeluarkannya Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-20/PB/2019 tentang Ujicoba Penggunaan Uang Persediaan melalui Sistem Marketplace dan Digital Payment pada Satuan Kerja.

Dia menambahkan, pasar online/marketplace komersial banyak yang sudah mengetahuinya dan banyak yang telah melakukan transaksi pada toko online.

Namun, marketplace untuk Bendahara Pengeluaran satuan kerja instansi pemerintah adalah hal baru. Sebelumnya Bendahara akan ke toko dan berbelanja kebutuhan secara konvensional, bertemu langsung dengan penjual/penyedia barang/jasa.

“Sekarang, dengan fasilitas marketplace, maka dimungkinkan belanja barang/jasa secara daring, tanpa bertatap muka secara langsung.  Untuk memperkenalkan marketplace, KPPN Banjarmasin, sebagai salah satu kantor vertikal DJPb di daerah  menyelenggarakan sosialisasi marketplace kepada para Satuan Kerja Mitra KPPN Banjarmasin,” pungkasnya.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed