Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membatalkan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) tahun 2026. Kendati demikian, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel tetap melaksanakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Poda) 2026, sekaligus sebagai persiapan menuju Popnas 2027.
Kemenpora telah mengeluarkan surat pembatalan Pra Popnas 2026. Pertimbangannya, kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Selain itu, Kemenpora juga menghentikan sementara kegiatan pembinaan Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (Spobnas) di seluruh provinsi. Pengelola di masing-masing provinsi diminta segera melakukan peninjauan dan penghitungan ulang terhadap Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun sebelumnya.
Menyikapi hal tersebut, Dispora Kalsel memastikan pembinaan atlet pelajar tetap lanjut. "Kami juga telah menerima surat dari Kemenpora perihal pembatalan Pra Popnas 2026. Langkah antisipatif pun telah disiapkan," sebut Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel, Rijal Hamid, Minggu (3/5/2026).
Dimana, lanjutnya, Dispora Kalsel tetap akan melaksanakan Popda sebagai ajang seleksi bagi para pelajar yang sudah berlatih selama beberapa tahun untuk mempersiapkan diri. "Popda akan menjadi wadah pengganti sekaligus ajang seleksi resmi di tingkat provinsi. Para atlet pelajar yang telah berlatih keras pun tidak perlu khawatir perjuangan mereka sia-sia," tuturnya.
Lebih jauh, Rijal menegaskan bahwa orientasi pembinaan kini diarahkan ke jangka panjang. Target berikutnya adalah Popnas yang direncanakan berlangsung pada 2027.
"Melalui arahan dari Pak Kadispora, pembinaan yang dilakukan tetap harus berjalan. Kami akan tetap mempersiapkan atlet-atlet yang nantinya akan bertanding di Popnas 2027. Atlet-atlet yang sudah masuk ke dalam cabang olahraga Popda ini tetap akan kami perjuangkan agar bisa bertanding," ucapnya.
Penulis: Tolah
Follow Google News Barito Post