oleh

Dosen Muda Didorong Maju Sebagai Calon Rektor Uniska

Banjarmasin, BARITO – Dosen-dosen muda di Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB didorong untuk mempersiapkan diri mengikuti kualifikasi pemilihan Rektor Uniska periode 2021-2025.

Mengapa hal tersebut diharapkan. Menurut Wakil Rektor l Uniska, DR Jarkawi, dosen muda memiliki potensi yang bagus untuk bisa menduduki pimpinan tertinggi dalam kampus. Yang muda memiliki banyak peluang untuk berkarya.

Apalagi seperti yang telah disosialisasikan dalam penjaringan calon Rektor Uniska sekarang ini. Disana diwacanakan bahwa calon pemimpin Kampus Uniska, berpangkat Lektor Kepala dan berumur di bawah 60 tahun.

Kriteria tersebut juga merupakan keinginan Yayasan Uniska agar bisa memberikan kesempatan kepada yang muda untuk maju dalam kualifikasi tersebut.

“Artinya kenapa, Yayasan sudah punya komitmen calon pemimpin itu yang berkualitas seperti berpangkat Lektor Kepala dan usia masih muda. Saya rasa ini pilihan yang tepat giliran yang muda mengisi dan ini juga sudah saatnya alih generasi,” jelasnya saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (24/2).

Ditanya ada berapa jumlah dosen muda yang memiliki kriteria tersebut. Mantan Dekan FKIP Uniska ini mengatakan dari 400 lebih dosen Unsika hanya ada 16 dosen yang berpangkat Lektor Kepala dan usianya juga masih muda bila dibanding dengannya.

16 dosen ini diharapkannya dapat mempersiapkan dan benar-benar dapat menunjukan kompetensinya dalam berkarir.

“Ada 16 Dosen yang berpangkat Lektor Kepala. Salah satunya Murdiansyah yang sekarang Dekan Fisip Uniska, Tintin dari Faperta, Rahmi dari Pascasarjana dan Dewi dari Fakultas Ekonomi. Mereka semua usia dibawah 60,” katanya.

Ditanya apakah dirinya ikut dalam kualifikasi tersebut. Jarkawi merasa ia bukan dari bagian dari kriteria itu, ia justru memilih mendoakan saja.

“Yang tua mendoakan saja dan berharap siapa saja yang terpilih nanti rektor dapat membawa peningkatan anggaran kesejahteraan dosen, kemudian kepentingan akademisi lebih ditingkan, peningkatakan pembelajaran online, satu lagi peningkatan anggaran penelitian. Hal tersebut agar bisa mendorong semangat para dosen yang menggarap penelitian yang pada akhirnya untuk jenjang karirnya juga,” tutupnya.

Seperti yang diketahui, jabatan Rektor Uniska yang diduduki Prof Abdul Malik berakhir 29 April 2021 mendatang.

Mempersiapkan agar estafet kepemimpinan dapat diisi langsung, Uniska membentuk kepanitian pemilihan Rektor Uniska peride 2021-2025.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed