oleh

TNI Kirim Dapur Umum dan Alat Kontak

Banjarmasin, BARITO – Bantuan kemanusiaan Tentara Nasional Indonesia  (TNI)  Angkatan Laut (AL) untuk korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)  berupa truk dapur umum Marinir TNI AL dan TNI AU dan bahan kontak, diserahkan secara simbolis Komandan Lanal Banjarmasin Kol Laut (P) Sandharianto kepada Gubernur Kalsel,  Sahbirin Noor, Kamis (28/01) di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Penyerahan bantuan yang diangkut KRI Banda Aceh 593 dari Jakarta itu dihadiri Sekdaprov Kalsel- Roy Rizali Anwar, Kapoda Kalsel – Irjen Pol Rikwanto,  Komandan Korem 101/Antasari – Brigjen TNI Firmansyah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel – Mujiat, dan Wali Kota Banjarmasin – Ibnu Sina.

Gubernur mengatakan, dirinya mewakili masyarakat Kalsel, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI AL yang sudah memberikan perhatian besar untuk bencana banjir yang terjadi hampir dua pekan terakhir di sejumlah daerah.

“Kami merasa bangga, bahwa TNI dari seluruh angkatannya, sudah memberikan perhatian untuk korban banjir di Kalsel. Kita harapkan, bantuan ini membawa manfaat bagi para korban. Terutama truk dapur lapangan ini, yang dapat memenuhi kebutuhan makan para pengungsi ataupun korban banjir, yang masih belum dapat beraktivitas memasak sendiri,” ujarnya.

Disebutkan, peran TNI dalam membantu masyarakat di Kalsel khususnya, tidak saja saat bencana banjir seperti sekarang, namun disetiap kesulitan atau bencana lain seperti musim kemarau saat kebakaran lahan danhutan, hingga membantu pembangunan akses jalan atau perbaikan infrastruktur yang rusak.

“Di momentum yang berharga ini, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepala jajaran TNI, Polri dan  dan pihak lain  yang turut  membantu masyarakat Kalsel. Mudah –  mudahan Allah SWT akan memberikan pahala yang setimpal kepada kita semua,” doa gubernur.

Sementara, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Sandharianto mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pemanfaatan bantuan ini, kepada BPBD provinsi. Karena pihak BPBD, yang lebih mengetahui titik atau lokasi mana saja yang masih memerlukan bantuan.

“Terutama untuk truk dapur lapangan ini. Kita serahkan sepenuhnya kepada BPBD dimana titik penempatannya. Kita memberikan 2 unit truk dapur lapangan ini, yang merupakan bantuan dari TNI Angkatan Udara dan Marinir TNI Angkatan Laut. Setiap unit truk ini, terdiri dari 15 personil yang mampu memasak sebanyak 500 porsi makanan, dalam 3 jam,” jelasnya.

Selain memberikan 2 unit truk dapur lapangan, TNI AL juga memberikan bantuan berupa ribuan paket sembako, ribuan dus air mineral, mie instan dan juga ratusan paket kasur gulung. Selain itu, sejak hari-hari pertama bencana banjir terjadi, tercatat 230 personil TNI AL sudah terjun langsung membantu korban banjir di Kalsel.

Diketahui, banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Kalsel sejak 11 Januari tadi, menyebabkan kerugian material yang sangat besar.  Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ( BPPT) memperkirakan kerugian akibat bencana banjir mencapai Rp 1,349 triliun.

Estimasi dampak kerugian per 22 Januari 2021 dari sektor pendidikan, kesehatan dan sosial, pertanian, perikanan, infrastruktur, dan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar Rp 1,349 triliun

Berdasarkan estimasi BPPT, nilai kerugian di sektor pendidikan sekitar Rp 30,446 miliar, sedangkan pada sektor kesehatan dan perlindungan sosial diperkirakan sekitar Rp 27,605 miliar, sektor infrastruktur sekitar Rp 424,128 miliar, sektor perikanan sekitar Rp 46,533 miliar, sektor produktivitas masyarakat sekitar Rp 604,562 miliar, dan sektor pertanian sekitar Rp 216,266 miliar.

Penulis: Salman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed