oleh

Kejati Salurkan Bantuan Tunai untuk Korban Banjir

Banjarmasin, BARITO – Rasa peduli terhadap korban banjir yang melanda sebagian wilayah di Kalsel terus ditunjukkan korp adyaksa. Setelah Kalimantan Tengah, dan jajaran Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu siang (27/1), Kejati Kalsel kembali  menerima bantuan berupa uang tunai dari beberapa kejati, kejari, jaksa agung, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) pusat, dan Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) untuk  disalurkan kepada korban banjir.

Bantuan sendiri berupa uang tunai. Dari Kejati Kaltim dan Kejati Kalimantan Utara beserta jajarannya sebesar Rp 80 juta.

Kemudian, dari Kejari Jakarta Barat dan angkatan pendidikan jaksa 02 sebesar Rp 41 juta.

Menyusul sumbangan dari Jaksa Agung Republik Indonesia  sebesar Rp 100 juta, dari PJI   Pusat Rp 50 juta, serta  dari IAD Pusat sebesar  Rp 50 juta.

Untuk efisiensi, oleh Kejati Kalsel bantuan berupa uang ini disalurkan kepada Kejaksaan Negeri ( Kejari ) diwilayah Kalsel terutama yang daerahnya tertimpa musibah banjir lebih luas dari daerah lain.

Penyerahan bantuan dana tunai secara simbolis dilakukan Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji SH MH kepada para Kajari yang daerahnya tertimpa bencana.

Kajati Kalsel menerangkan  bahwa bantuan diutamakan untuk Kejari yang daerahnya  mengalami dampak lebih besar  dari Kejari lain. Yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tala serta Kabupaten Banjar.

“Untuk  bantuan di lapangan silahkan para kajari masing-masing yang mengelolanya,” ujar Rudi.

Usai menerima bantuan secara simbolis dari Kajati Kalsel, Kajari Kabupaten Tala Abdul Rahman SH mengatakan   telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tala mengenai kebutuhan korban bencana banjir.

“Saya sudah koordinasi dengan BPBD terutama wilayahnya yang terisolir yang hanya bisa dicapai dengan menggunakan perahu karet. Tadi  disarankan agar bantuan berupa barang yakni  selimut dan sembako,” ujar Rahman.

Sementara Kejari Batola La Kanna dengan dana bantuan  yang diterimanya juga akan menyalurkan bantuan  kepada korban bencana berupa sembako dan obat obatan.

“Saya kira banjir yang sudah cukup lama sangat berdampak pada kesehatan warga. Karenanya obat-obatan dirasa sangat penting,” ujar La Kanna.

Tak lupa dengan adanya bantuan dari berbagai pihak ini para Kajari yang daerahnya terdampak mewakili masyarakat menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kepedulian  para penyumbang.

Penulis: Filarianti
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed