oleh

Tegas ! Ini Kata Kapolda Kalsel  bagi Pelaku Pembakaran Lahan

Banjarmasin, BARITO – Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengajak  semua elemen masyarakat untuk merawat dan menjaga kelestarian alam.

Salah satunya untuk tidak dengan sengaja membakar lahan sebab akan berhadapan dengan hukum.

Irjen Pol Rikwanto menegaskan tak akan pandang bulu baik terhadap korporasi maupun perseorangan maupun  pihak-pihak yang sengaja membakar lahan dengan melanggar hukum akan ditindak .

“Tidak ada tawar-menawar sesuai dengan Undang-Undang, barang siapa yang sengaja membakar dengan melanggar hukum kami akan proses,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto ketika Apel Kesiapan Gabungan Dalam Rangka Penanganan Penanggulangan Bencana Alam Karhutla Tahun 2021 di Provinsi Kalsel, Selasa (2/3/2021).

Apel Kesiapan Gabungan ini dilaksanakan di Lapangan Tanah Polri, Jalan A Yani kilometer 21, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalsel.

Proses hukum kata Kapolda akan dilakukan baik terhadap pelaku yang membakar, yang menyuruh atau korporasi yang terlibat membakar lahan dengan melanggar hukum. Penegakan hukum untuk mencegah terjadinya karhutla kata Irjen Pol Rikwanto terus dilakukan dan makin dikuatkan sejak beberapa tahun belakangan di Kalsel.

Upaya ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera dan mencegah perbuatan membakar hutan atau lahan kembali terjadi.

Ia juga mengimbau seluruh pihak termasuk masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasalnya kata dia, bagaimanapun arah pergerakan api sulit diprediksi dan dikontrol sehingga berisiko menjalar ke arah yang tidak diinginkan baik ke lahan gambut maupun lahan pertanian lainnya.

Sosialisasi dengan cara mengedukasi masyarakat terkait bahaya dan dampak karhutla yang merugikan banyak pihak digenjot.

“Terutama efek kepada dunia internasional, kita diprotes negara tetangga karena mengirim asap. Terganggu di sana sistem penerbangan, ekonomi dan yang lainnya. Ini membuat indonesia dinilai tidak baik dalam penanganan dan pencegahan kebakaran,” jelasnya.

Pada momen Apel Kesiapan Gabungan ini, Kapolda beserta Anggota Forkopimda Kalsel lainnya juga mendampingi Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA memantau kesiapan personel dan alat-alat penunjang penanganan dan penanggulangan karhutla yang dimiliki tim gabungan.

Dimana tim gabungan ini diisi sejumlah unsur termasuk TNI-Polri, Pemda di antaranya BPBD dan Damkar serta relawan.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan, sesuai perkiraan BMKG, musim kemarau akan benar-benar dimulai pada Bulan Mei tahun ini.

“Ada waktu dua bulan untuk kesiapan personel, alat, metode dan koordinasi, semua dilakukan. Termasuk membuat relawan di desa desa. Karena wilayahnya luas, tidak bisa semuanya ditangani aparat. Jadi partisipasi publik ini penting. Dua bulan ini sosialisasi,” kata Safrizal.

Ia meminta dalam sosialisasi ditekankan kepada masyarakat bahwa prinsip utama adalah apabila tidak ada kebakaran, tidak perlu memadamkan.

“Kuncinya tidak membakar lahan baik untuk cocok tanam maupun keperluan lainnya. Korporasi dan perorangan, ada sanksi dan akan diproses hukum,” kata Pj Gubernur

Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed