oleh

Sidang Agenda Kesimpulan, Koh Asiong Yakin Gugatan Dikabulkan

Banjarmasin, BARITO – Sidang lanjutan perkara perdata gugatan jual beli 3 buah kapal tunda oleh pemilik  CV Sumber Jaya Hidayat alias Koh Asiang sebagai penggugat melawan   tergugat Bank Mandiri Syariah  memasuki agenda kesimpulan, Senin (15/3/2021).

Pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Moch Yuli Hadi SH MH yang juga Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin itu  kuasa hukum penggugat tak berhadir tanpa ada keterangan  .                              Sementara tergugat Bank Mandiri Syariah melaui kuasa hukumnya Ahmad Rofik hadir dan menyerahkan berkas kesimpulan hasil sidang termasuk beberapa surat pembuktian .

Namun usai sidang penggugat Koh Asiang yang hadir di persidangan sebagai pengunjung ketika dikonfirmasi mengatakan ketidak hadiran kuasa hukumnya  tersebut dikarenakan ketinggalan pesawat saat mau menuju ke Banjarmasin.

Namun sambungnya hal itu menurutnya tidak menjadi masalah karena pihaknya sudah menyerahkan hasil kesimpulan pada sidang sebelumnya.

“Tidak ada pengaruhnya, kita tinggal menunggu keputusan,” kata Koh Asiang.

Koh Asiang  mengungkapkan, pada sidang pidana sebelumnya pihaknya meyakini dari hasil keputusan membuktikan bahwa turut tergugat Bank Mandiri Syariah itu sudah salah dalam hal  Grosse Akta.

“Itu sudah dijelaskan Daniel terkait surat itu fiktif, yang mana lokasinya di wilayah Alalak, sedangkan saya berada di Mantuil,” ujarnya.

Karena itu  Koh Asiang berharap 3 buah kapal tunda tersebut bisa kembali ke pihaknya dan ia menegaskan bahwa tidak mengenal orang dari Bank Mandiri Syariah.

Semenyara itu, Ahmad Rofik dari Triawan Rustiah and Fatner kuasa hukum Bank Mandiri Syariah mengatakan, memang sidang tersebut beragendakan dari turut tergugat, dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Panitera. Meskipun penggugat sama tergugat tidak hadir karena kesepakatan dari awal yang tidak hadir akan ditinggal.

“Makan hari ini cuma penyerahan kesimpulan saja nanti dua minggu lagi baru putus,” ungkapnya.

Ia berharap, sebagai turut tergugat meminta objek (3 buah kapal tunda) apa yang sudah diperkarakan kembali ke turut tergugat, seperti putusan pidana yang sudah inkrah”Mohon putusan itu dijalankan,” pungkasnya.

Ketua Majelis hakim Moch Yuli Hadi SH MH menunda putusandua minggu lagi atau Senin  (29/3/2021) mendatang .

Editor Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed