Pemerintah Tetap Optimis Hadapi Haji 2026

by adm barito post
0 comments 1 minutes read
Jamaah Haji di Padang Arafah

Jakarta, BARITOPOST.CO.ID – Rencana pemerintah menyiapkan skenario penundaan keberangkatan jemaah haji 2026 akibat eskalasi konflik di Timur Tengah mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga: Waspada, Jangan Sembarangan Scan QR Code

MUI meminta pemerintah tetap membangun optimisme sekaligus mempersiapkan layanan haji secara maksimal bagi jemaah Indonesia.

Asrorun Ni’am Sholeh Ketua MUI Bidang Fatwa menilai situasi geopolitik tidak seharusnya melemahkan kesiapan pemerintah dalam menyelenggarakan ibadah haji.

“Membangun optimisme dan mempersiapkan fasilitas negara secara baik dan optimal, baik layanan ibadah maupun layanan pendukungnya,” kata Ni’am dalam keterangannya.

Baca Juga: Waspada, Jangan Sembarangan Scan QR Code

Ni’am mengingatkan rencana penundaan keberangkatan jemaah haji 2026 tidak boleh membuat pemerintah mengendurkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, energi pemerintah justru perlu difokuskan untuk memastikan seluruh layanan bagi jemaah dapat berjalan maksimal di tengah ketidakpastian situasi kawasan Timur Tengah. “Energi perlu diarahkan untuk mengoptimalkan layanan,” ucap Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah itu.

Pemerintah memang tengah mempertimbangkan berbagai skenario penyelenggaraan haji 2026. Langkah ini diambil menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi keamanan kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Waspada, Jangan Sembarangan Scan QR Code

“Presiden Prabowo Subianto disebut telah meminta penyusunan skenario jika situasi konflik belum mereda menjelang musim haji,” imbuhnya.

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar