Pelarian Taufik Hidayat Berakhir, Tersangka Kasus Penyiksaan Keji Dibekuk

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Pengumuman penangkapan tersangka Taufik Hidayat ( belakang ) yang tersebar di media sosial (Tangkapan layar ).

Bandung, BARITOPOST.CO.ID Pelarian Taufik Hidayat, buronan kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan kejam terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung, akhirnya berakhir.

Setelah beberapa hari menjadi buronan dan menyita perhatian publik nasional, Taufik berhasil ditangkap aparat kepolisian di wilayah Majalengka, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026)

Kasus ini sebelumnya viral di berbagai platform media sosial setelah kondisi korban terungkap ke publik. Korban berinisial YTT ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga mengalami penyekapan dan kekerasan dalam waktu yang lama.

Korban dilaporkan mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh dan kehilangan penglihatannya akibat dugaan penganiayaan tersebut.

Perhatian publik semakin besar setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara terbuka mengumumkan hadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat terkait keberadaan Taufik Hidayat.

Sayembara itu diumumkan melalui media sosial pribadinya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya kepolisian memburu pelaku.

Dalam pernyataannya, Dedi mengaku geram atas dugaan tindakan keji yang dialami korban. Ia meminta pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kasus tersebut menjadi sorotan nasional karena dugaan penyiksaan yang dilakukan pelaku disebut berlangsung dalam waktu cukup lama.

Sejumlah laporan menyebut korban sempat menghilang selama bertahun-tahun sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

Setelah penangkapan dilakukan, kabar tersebut juga dibenarkan oleh jajaran kepolisian Jawa Barat. Dengan ditangkapnya Taufik Hidayat, penyidik kini memiliki kesempatan untuk mengungkap secara utuh kronologi dugaan penyekapan dan penyiksaan yang menggemparkan masyarakat tersebut.

Penangkapan Taufik sekaligus mengakhiri perburuan yang menjadi perhatian luas publik, terutama setelah sayembara Rp250 juta yang diumumkan Gubernur Jawa Barat memicu gelombang dukungan masyarakat untuk membantu aparat menemukan keberadaan buronan tersebut.

*/ Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar