Hadapi Musim Kemarau Tingkatkan Kewaspadaan Dan Utamakan Kesehatan

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel H Nor Fajri, SE.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID

Masyarakat Kalimantan Selatan diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat menghadapi musim kemarau panjang, yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga memunculkan kabut asap di wilayah terdampak.

Masyarakat juga diingatkan saat menghadapi musim kemarau panjang untuk mengutamakan menjaga kesehatan, karena dikhawatirkan bila terjadi karhutla bakal menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Imbauan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Nor Fajri, SE, Jumat (7/8/2026).

Menurut Nor Fajri, dampak kemarau panjang tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat akibat menurunnya kualitas udara. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan guna menjaga kondisi tubuh tetap prima.

“Yang paling utama adalah menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup serta menjaga stamina agar daya tahan tubuh tetap kuat menghadapi kondisi cuaca saat ini,” pesannya.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kualitas udara mulai menurun akibat kabut asap.

“Penggunaan masker ini penting untuk mengurangi risiko gangguan pada saluran pernapasan,” tukasnya.

Nor Fajri juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi akibat suhu udara yang lebih panas selama musim kemarau.

“Kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi agar kesehatan tetap terjaga,” ingatnya.

Di akhir imbauannya, ia mengajak masyarakat Kalsel bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Diharapkannya seluruh elemen masyarakat dapat saling bersinergi dalam menjaga kesehatan, keselamatan serta kelestarian lingkungan selama musim kemarau berlangsung.

“Pemerintah daerah telah memperkuat langkah antisipasi karhutla di Kalimantan Selatan selama musim kemarau 2026,” tutupnya.

Editor/* : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar