PAN Targetkan ‘Kudeta’ Kursi Ketua DPRD

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarmasin menargertkan akan ‘mengkudeta’ kursi Ketua DPRD Kota Banjarmasin pada pemilu 2029 mendatang, dan akan mencalonkan kader internal untuk maju sebagai calon Walikota Banjarmasin.

Maka dari itulah PAN Banjarmasin mulai mematangkan persiapan menghadapi agenda politik mendatang melalui penguatan konsolidasi internal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyatukan arah perjuangan seluruh kader menjelang Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin, H Harry Wijaya, mengatakan seluruh kebijakan partai pada akhirnya diarahkan untuk menghadapi kontestasi politik. Oleh karena itu, seluruh kader harus memiliki pemahaman politik yang sama dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

“Panggung politik itu bermuara pada kontestasi pemilu. Karena itu, semua kebijakan, langkah-langkah, hingga perilaku kader di masyarakat harus memiliki pemahaman politik yang sama,” ujar Harry usai kegiatan Pendidikan Politik dan Musyawarah Cabang-Ranting PAN Kota Banjarmasin, Sabtu (25/7/2026).

Di hadapan pengurus dan kader PAN se-Kota Banjarmasin, Harry menegaskan partainya memasang target mempertahankan bahkan merebut kembali posisi pimpinan di lembaga legislatif pada Pemilu mendatang.

“Target kita, insya Allah, untuk legislatif paling tidak bisa kembali mengambil posisi pimpinan. Sedangkan untuk Pilkada, kami juga ingin mengusung kader DPD PAN sendiri sebagai calon kepala daerah,” katanya.

Meski demikian, Harry mengakui dinamika politik menjelang Pilkada kerap berubah. Menurutnya, nama-nama yang diproyeksikan maju bisa saja berubah seiring perkembangan situasi politik maupun kebijakan partai di tingkat pusat.

“Memang ada dinamika politik. Kebijakan dari DPP tentu harus menjadi pedoman dan mau tidak mau harus kita ikuti sesuai arahan pimpinan pusat,” jelasnya.

Selain membahas target politik, PAN Banjarmasin juga akan melanjutkan proses pelantikan kepengurusan di tingkat kecamatan yang kemudian diikuti dengan konsolidasi organisasi. Langkah tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh jajaran dalam menyusun strategi pemenangan.

“Paling tidak setelah pelantikan kita akan kembali melakukan konsolidasi agar seluruh pengurus memiliki satu persepsi dalam menentukan arah dan memilih kader yang akan diusung,” ujarnya.

Harry menambahkan, strategi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada tidak dapat disamakan karena masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Oleh sebab itu, soliditas organisasi menjadi faktor penting agar mesin partai dapat bekerja secara maksimal.

“Perlu konsolidasi yang lebih jelas. Dari sisi kepengurusan di daerah kami siap menjalankan kader sendiri. Mudah-mudahan langkah itu juga mendapat dukungan dan restu dari pimpinan di tingkat pusat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan Pendidikan Politik tersebut, PAN Kota Banjarmasin turut menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, H Muzaiyin, sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya pendidikan politik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan kader terhadap proses demokrasi.

Penulis: MASRIFANI

 

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar