oleh

Kejati Kalsel Mulai Selidiki Perkara Korupsi  di PD Baramarta dan Kodja Bahari

Banjarmasin, BARITO – Adanya dugaan korupsi ditubuh PD Baramarta dan PT Kodja Bahari mulai diselidiki pihak Kejaksaan Tinggi Kalsel.

Bahkan kini penyidik di Kejati mulai mengumpulkan bukti-bukti dan saksi atas dugaan kasus korupsi di dua perusahan plat merah tersebut.

Hal ini seperti yang diungkapkan Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji SH MH didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Dwianto Prihartono SH MH, Selasa (9/2).

“Diawal bulan Pebruari ini kita mulai melakukan  penyelidikan (lidik) atas kasus  di PD Baramarta Martapura dan PT Kodja Bahari Banjarmasin,” ujar Rudi kepada sejumlah wartawan.

Atas dua kasus itu pihaknya lanjut orang nomor satu di Kejati Kalsel tersebut hingga kini masih mengumpulkan bukti-bukti dan saksi.

“Hingga kini kita masih mengumpulkan bukti-bukti dan saksi,” katanya.

Namun demikian, untuk PD Baramarta dengan dugaan penggunaan uang kas yang tidak sesuai, pihaknya lanjut Rudi sudah mengantongi hasil audit kerugian negara, yakni sebesar Rp9 miliar.

“Untuk kerugian negara hasil audit sudah keluar dan menyebut sebesar Rp9 miliar,” ketusnya.

Sementara PT Kodja Bahari yang merupakan perusahaan galangan kapal plat merah berpusat di Jakarta, diduga tidak sesuai dalam mengerjakan floting dock tahun 2018 dengan pagu anggaran sebesar Rp18 miliar.

“Untuk kasus ini kaya agak lama, sebab hingga kini selain masih mengumpulkan alat bukti dan saksi, hasil auditnya juga belum diketahui berapa kerugian negaranya,” papar Rudi.

Walaupun tidak menyebutkan tersangka atas kedua kasus tersebut, namun  mantan Kejati Banten Jabar ini berharap kedua kasus ini segera selesai dan secepatnya bisa disidangkan.

Penulis: Filarianti
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed