oleh

Kebijakan Normalisasi Sungai  Banjarmasin, Momentum Dampak Banjir, Ini Kata Isnaini

Banjarmasin, BARITO – Bencana  banjir besar yang terjadi di 9 kabupaten dan kota di Kalsel termasuk di Kota Banjarmasin yang terbesar sejak 50 tahun terakhir, membuat seluruh elemen baik pemerintah, anggota DPRD dan stakeholder lainnya serta masyarakat sadar akan perlunya melakukan normalisasi sejumlah sungai yang selama ini tersumbat baik oleh bangunan yang berada di atas serta sampah yang dibuang sembarangan ke sungai .

Berangkat dari itu, Pemko Banjarmasin bergerak cepat dengan melakukan program normalisasi sungai
Dimana kebijakan ini didukung  penuh unsur TNI dan Polri dan DPRD Kota Banjarmasin serta stakeholder lainnya. Untuk itu atas inisiasi Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dibentuk  juga  Satgas Normalisasi Sungai.

Satgas normalisasi sungai sudah bekerja melakukan pembongkaran bangunan di sejumlah jalan veteran yang berada di atas sungai termasuk pos polisi di Simpang Veteran – Kuripan .

Kebijakan ini didukung masyarakat  seperti keikhlasan dari Ormas PMK Sangga Lima melalui Ketua nya H Sulaiman yang akan membongkar sendiri posko pemadam kebakaran milik mereka  di Jalan Veteran, Kota Banjarmasin, Jumat (5/2/2021).

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M Isnaini yang juga memantau pelaksanaan pembongkaran bangunan di jalur sungai di Jalan Veteran  mengatakan, masyarakat memang mendukung kebijakan normalisasi tersebut.

Pasalnya kata Legislator Fraksi Gerindra ini, banyak masyarakat termasuk yang pemukimannya di sekitar kawasan Jalan Veteran juga merasakan dampak genangan banjir saat bencana banjir besar di Kalsel terjadi awal Tahun 2021.

“Ini momentum, semua masyarakat merasakan dampak banjir. Jadi normalisasi sungai masyarakat pasti mendukung,”ujar wakil rakyat yang dikenal gaul inj

DPRD Kota Banjarmasin sendiri sambungnya mendukung penuh  dupaya ini. Hal ini   ditunjukkan dengan Perda terkait yang sudah efektif berlaku.

Selain itu, dari aspek perencanaan pembangunan Kota Banjarmasin ke depan, pihaknya bersama Pemerintah Kota akan lebih menitikberatkan pembangunan Kota Banjarmasin yang mengutamakan kelestarian sungai agar sejalan dengan julukannya yaitu Kota Seribu Sungai. Pembangunan yang berorientasi sungai kedepannya berdampak pada potensi pengembangan wisata sesuai julukan Banjarmasin sebagai kota seribu sungai . ” Kita tidak perlu bicara soal ke bijakan masa lalu atau siapa yang salah, yang pasti ini momentum bagi kita untuk berbenah semoga musibah  banjir tidak terulang lagi ” pungkas Isnaini

Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed