Karateka Kalsel Sumbang Medali, Asean University Games (AUG) 2024

by baritopost.co.id
0 comment 2 minutes read
Kontingen karate Kalsel disambut dengan pengalungan kembang oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel dan Pengurus FORKI Kalsel, Senin (8/7/2024) siang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru. (foto: Tolah/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kontingen Indonesia berhasil menjadi juara umum Asean University Games (AUG) XXI 2024. Diantara medalinya disumbangkan atlet karate Kalsel yang berakhir, Sabtu (6/7) di Universitas Negeri Malang (UM), Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Secara keseluruhan Kontingen Indonesia mengoleksi 126 medali emas, 97 perak dan 71 perunggu sebagai pengumpul medali terbanyak di 21st ASEAN University Games 2024 Surabaya-Malang.

Dari perolehan medali tersebut, karateka Kalsel menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu yang torehkan Muhammad Afif Lubis (mahasiswa Poltek Negeri Tanah Laut). Untuk medali perak diraih saat tampil di kumite perorangan -75 kg putra. Kemudian medali perunggu dinomor kumite beregu putra.

Usai dari mengikuti AUG itu, kedatangannya langsung disambut dengan pengalungan kembang oleh
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel dan Pengurus FORKI Kalsel, Senin (8/7/2024) siang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian serta keberhasilan dalam mengharumkan Kalimantan Selatan pada ajang bergengsi AUG,” sebut Kadispora Kalsel, Hermansyah melalui Kebid Pengembangan Prestasi Olahraga, Heru Susmianto didampingi Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Budiono.

Baca Juga: Muchlis Muchtar Tetap Ketua Harian, Kapolda Ex Officio Ketua PBVSI Kalsel

Sementara itu, Pelatih Forki Kalsel, Ahmad Riza Juniar mengatakan, capaian dan hasil yang luar biasanya ini diperoleh setelah atletnya berhasil melewati berbagai seleksi baik di provinsi maupun nasional.

“Alhamdulillah dengan perjuangan dan dukungan semua pihak pencapaian itu bisa kita rasakan. Euporia kebahagian buat karate, karena ini sejarah paling luar biasa dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, sebelum masuk final ada tiga pertandingan yang dihadapi yaitu bertanding melawan atlet dari Malaysia dan Thailand.

“Kita akui, Thailand merupakan persaing yang paling berat karena atlet sudah memiliki ranking di internasional. Sedangkan Afif baru pertama kali masuk, kita sempat ketar-ketir juga, namun akhirnya berhasil dan di final bertemu Indonesia juga,” bebernya.

Atlet Forki Kalsel, Muhammad Afif Lubis mengungkapkan, ke depan untuk mempersiapkan ajang-ajang berikutnya. Termasuk PON dengan lebih giat latihan untuk menambah kekurangannya selama ini.

“Terutama tentang materi kecepatan dan kekuatan serta timing pada saat melakukan pukulan ke lawan,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada lemerintah provinsi serta FORKI Kalsel yang telah memberikan dirinya kesempatan dan berjuang meniti karir mulai ajang lokal, nasional hingga internasional.

“Terima kasih kepada semua, mentor dan lainnya yang telah mendukung terlebih kepada Gubernur sekaligus Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atas dukungan dan semangatnya kepada karateka banua,” pungkasnya.

Penulis: Tolah

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Leave a Comment