oleh

Eksekutif Berikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi

Paringin, BARITO – Setelah menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian tanggapan fraksi-fraksi DPRD Balangan terhadap usulan 16 Raperda oleh Eksekutif.

DPRD Kabupaten Balangan, Selasa  Selasa (2/3) kemarin di Ruang Sidang Utama DPRD Balangan. Kembali menggelar rapat Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Balangan atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap 16 rancangan peraturan daerah perencanaan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2021.

Didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Balangan, M Ifdali, rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan didampingi Wakil Ketua I M Ifdali. Dalam kesempatan ini dihadiri Staf Ahli Pemkab Balangan Sutikno, Penjabat Sekdakab, perwakilan unsurForkopimda, dan sejumlah anggota dewan serta Kepala SKPD setempat.

Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan menyampaikan, tahap demi tahap proses rapat paripurna terkait 16 Raperda Propemperda tahun 2021 telah selesai dilaksanakan hingga mendengarkan jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi fraksi.

“Kedepan kita tinggal melakukan pembahasan pembahasan bersama SKPD terkait,” ujarnya.

Membacakan sambutan jawaban Bupati, Staf Ahli Pemkab Balangan Sutikno menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua fraksi pendukug DPRD atas apresiasi dan kesiapannya untuk membahas 16 Raperda Propemperda tahun 2021 yang telah diajukan.

“Kalau kami tidak keliru memahami, seluruh fraksi menerima dan menyetujui, dan ingin segera membahas ke-16 Raperda yang kami ajukan, termasuk beberapa raperda yang telah diajukan pada tahun 2020 namun masih harus dilanjutkan pembahasannya pada tahun 2021 ini,” katanya.

“Kita sama-sama ingin raperda-raperda ini kelak akan menjadi perda yang mampu dan memadai sebagai suatu payung hukum untuk upaya yang lebih jauh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah,” ucapnya lagi.

Baik melalui penataan hal-hal yang secara langsung, tambahnya, berkaitan dengan kehidupan masyarakat, melalui kualitas pelayanan kebutuhan masyarakat, maupun melalui peningkatan pendapatan daerah.

“Kami juga sepakat, bahwa pelaksanaan dari perda-perda ini kelak juga harus benar-benar dikawal, sehingga penerapannya memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan kemajuan daerah, serta benar-benar menunjukkan keberpihakan kita kepada masyarakat,” tandasnya.

Diketahui, pada pembasahan sebelumnya sebagian besar dari 16 Raperda ini memiliki bidang gerak pada sektor-sektor yang mendukung pembangunan kesehatan maupun pemulihan ekonomi. Sedangkan sebagian lainnya bergerak dalam bidang-bidang yang mendukung terciptanya kepemerintahan yang baik.

“Dengan kata lain, prioritas memang tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara, seperti diketahui bersama, Pemerintah pusat mengamanahi untuk tetap fokus pada percepatan penanganan covid-19 serta pemulihan ekonomi.

“Dalam pelantikan kami kemarin, Penjabat Gubernur Kalsel juga berpesan hal yang sama kepada kami, dan menambahkan agar kita juga harus cepat dalam penanganan pasca bencana,” pungkasnya. rel/wnd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed