Tingkatkan Mutu Pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin, Ini Yang Dilakukan Komisi IV DPRD Kalsel

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read
KONSULTASI PELAYANAN-Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Gusti Miftahul Chotimah (kerudung biru) bersama rombongan saat konsultasi ke Kemenkes RI di Jakarta untuk peningkatan mutu pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin.(foto : humasdprdkalsel)

Jakarta, BARITOPOST.CO.ID Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Pasalnya sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalsel Tipe A diharapkan selalu meningkatkan pelayanannya seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan spesialistik dan penanganan kasus-kasus kompleks.

Karena itu komisi membidangi kesehatan ini bersama jajaran RSUD Ulin Banjarmasin melakukan konsultasi ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) di Jakarta guna membahas berbagai kebutuhan yang mendukung peningkatan kualitas layanan rumah sakit milik pemerintah daerah.

Dari konsultasi itu yang jadi pembahasan, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan hingga pemenuhan sarana dan prasarana penunjang pelayanan rumah sakit.

Upaya peningkatan mutu pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin itu diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Kalsel Gusti Miftahul Chotimah saat konsultasi tersebut.

Miftahul Chotimah menuturkan pihaknya bersama jajaran RSUD Ulin Banjarmasin menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

"Salah satunya peluang tenaga kesehatan berstatus PPPK untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis maupun konsultan," ujar Miftahul Chotimah.

Politisi Nasdem karib disapa Emma melanjutkan konsultasi ke Kemenkes RI ini dilakukan Komisi IV DPRD Kalsel mendampingi RSUD Ulin Banjarmasin untuk meningkatkan pelayanan mutu rumah sakit tipe A.

"Kita meminta agar dokter PPPK bisa bersekolah spesialis lebih lanjut," tukasnya.

Diceritakannya dari konsultasi di Kemenkes RI, kami meminta peralatan-peralatan kesehatan yang masih belum ada, kemudian kami minta dorong Kemenkes RI agar segera bisa memberikan bantuan kepada kami untuk pelayanan masyarakat.

"RSUD Ulin Banjarmasin adalah rumah sakit rujukan di Kalimantan Selatan dan Tengah," ingatnya.

Kepala Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global Kemenkes RI Harditya Suryawanto yang menerima kunjungan rombongan Komisi IV DPRD Kalsel menjelaskan peningkatan mutu rumah sakit tipe A harus ditopang oleh tenaga kesehatan yang kompeten, tata kelola yang baik serta dukungan fasilitas kesehatan yang memadai.

Disampaikannya pemerintah saat ini tengah melakukan harmonisasi regulasi terkait tugas belajar bagi tenaga kesehatan berstatus PPPK agar memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengikuti pendidikan dokter spesialis maupun subspesialis (konsultan).

Harditya Suryawanto menambahkan Kemenkes RI juga mendorong rumah sakit daerah untuk terus mengembangkan layanan unggulan dan mengusulkan kebutuhan alat kesehatan sesuai prioritas pelayanan yang ingin ditingkatkan.

"Langkah ini penting agar rumah sakit rujukan daerah mampu memberikan layanan yang lebih lengkap dan tidak bergantung pada rujukan ke luar daerah," pungkasnya.

Untuk diketahui konsultasi tersebut berlangsung di Kantor Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dari hasil pertemuan itu diharapkan dapat mempercepat pengembangan kapasitas RSUD Ulin Banjarmasin sebagai rumah sakit rujukan regional, sehingga masyarakat Kalsel dan Kalteng dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, cepat dan komprehensif.

Editor/* : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar