oleh

Denny – Difriadi  Bersiap Hadapi PSU

Banjarmasin, BARITO – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana dan Difriadi kembali ke Kalsel setelah keduanya berjuang untuk gugatan sengketa Pilgub Kalsel di Mahkamah Konstitusi (MK) dan bersiap menghadapi putusan MK yang memutuskan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilgub Kalsel.

Wasekjen DPP Gerindra Muhammad Nur menyambut  kedatangan keduanya di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa kemarin.

M Nur  mengungkapkan perjuangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel ini belum berakhir.

Sehingga dia mengingatkan kepada  kader Gerindra maupun para anggota dewan dari Gerindra agar mesin Partai Politik Gerindra di Kalsel untuk kembali panas dan solid.

“Bahwa Gerindra adalah rumah kita, rumah di mana kita menghibahkan diri kita untuk daerah lewat jalur legislasi. Jangan menganggap Gerindra hanyalah halte bis yang datang dan pergi sesuka hati. PSU yang akan kita hadapi ini adalah tolak ukur kekompakan dan soliditas Gerindra Kalsel,” ungkapnya.

Lebih lanjut anggota Komisi IX DPR RI ini mengatakan, selain tolak ukur kekompakan, PSU kali ini juga dinilai sebagai ukuran seberapa siap dan kuat Gerindra Kalsel bertarung untuk Pemilu 2024.

“Saya mengingatkan agar jangan terbuai dengan putusan MK. Jangan merasa Paslon H2D ini sudah menang, putusan MK ini menjadi pukulan telak bagi Paslon 01, evaluasi menyeluruh pasti mereka lakukan,” kata putra Tokoh Kalsel H Abidin ini.

Dia juga menegaskan PSU kali ini adalah pertarungan sesungguhnya, sehingga dapat dia pastikan kubu lawan akan memaksimalkan semua sumber daya yang ada untuk menang.

“Kita bismillah berjuang sekuat tenaga dan semampu kita, apapun hasilnya maka itu yang terbaik untuk masyarakat Kalsel,” pungkasnya.

Rilis/Salman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed