Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

by adm barito post
0 comments 3 minutes read

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun.

Baca Juga: Diduga Beraksi Lagi, Pencuri TV Terekam CCTV di Kertak Hanyar

Dari akar yang menahan tanah, daun yang membantu memperbaiki kualitas udara, hingga batang yang tumbuh menjadi peneduh, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Jika satu pohon saja sudah memberikan manfaat besar, apalagi 29.000 pohon?. Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.

Semangat inilah yang dibawa oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan plat merah yang selama ini dikenal melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program PNM Peduli, kepedulian tersebut diperluas ke aspek lingkungan lewat gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Diduga Beraksi Lagi, Pencuri TV Terekam CCTV di Kertak Hanyar

Setiap cabang menanam minimal 500 bibit pohon sehingga dikalkulasi menjadi 29.000 pohon sebagai ikhtiar sederhana untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, tempat mereka bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga.

Gerakan ini juga menjadi kelanjutan dari semangat RE3 FOR-E, sebuah kampanye keberlanjutan yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM.

Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap akses literasi. Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk.

Baca Juga: Diduga Beraksi Lagi, Pencuri TV Terekam CCTV di Kertak Hanyar

Nilai yang sama kemudian diteruskan melalui PNM Mengajar, yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Melalui rangkaian tersebut, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Sebab pada akhirnya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama.

Dari rangkaian tersebut, manfaat yang ingin dihadirkan tidak hanya berhenti pada kegiatan, tetapi tumbuh bersama masyarakat yang merasakannya secara langsung. Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana: lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, dan kehidupan yang perlahan bergerak ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Diduga Beraksi Lagi, Pencuri TV Terekam CCTV di Kertak Hanyar

Sutiyono, S.AP, MM Sebagai Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar mengaku, kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan pada (05/06) di TPA Cahaya Kencana Kecamatan Karang Intan yaitu kolaborasi antara Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen bersama untuk berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim. Pohon yang kita tanam akan menjadi penyerap karbon alami, menghasilkan oksigen, menjaga ketersediaan air, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Beraksi Lagi, Pencuri TV Terekam CCTV di Kertak Hanyar

Kolaborasi seperti inilah yang ia harapkan terus terjalin. Menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang. Lebih dari itu, saya berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dalam diri kita semua, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari, “pungkasnya.

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar