oleh

Wakil Ketua KONI Kalsel Tinjau Pertandingan

-Sport Barito-4.253 views

Banjarmasin, BARITO-Wakil Ketua KONI Kalsel, HM Welny, meninjau langsung pertandingan hari pertama turnamen bulutangkis Daihatsu Astec Open yang diikuti 645 atlet dari 10 kota, Selasa (16/10) di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.

Turnamen  nasional yang dibuka langsung Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor itu, tak luput dari perhatian Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel H Mohammad Welny.

Mantan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) tersebut, langsung meninjau pertandingan hari pertama perhelatan bulutangkis Daihatsu Astec Open. Bahkan meminta pengelola venue  untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi peserta dari berbagai provinsi.

“Sesuai harapan pak gubernur, sebagai tuan rumah harus memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta turnamen ini. Untuk itu, venue harus benar-benar memberikan kenyamanan setiap pemain yang sedang bertanding,” ungkap HM Wely yang juga mantan ketua umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalsel ini.

Tidak hanya, itu, sambungnya, dari even ini juga diharapkan akan lahir bibit-bibit potensial yang akan mengharumkan  nama daerah dan negara di ajang nasional maupun internasional. “Paling tidak, menambah pengalaman tanding bagi pebulutangkis banua. Syukur-syukur ada yang menjadi juara diantara nomor yang dipertandingkan di kejuaraan  ini,” sebutnya.

Sehari sebelumnya, Gubernur Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin saat membuka turnamen bulutangkis Daihatsu Astec Open, Senin (15/10) malam di Swiss Belhotel Banjarmasin, merasa optimistis kedepan akan  muncul juara dunia dari pelaksanaan even ini,

“Hal itu tidak menutup kemungkinan. Apalagi sejarah telah membuktikan, perbulutangkisan Indonesia pernah menggemparkan dunia.  Seperti  yang dilakukan Rudi Hartono, Liem Swie King, dan Verawanti,” tutur Paman Birin yang satu-satunya gubernur  menerima penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi Nasional pada peringatan Haornas 2018 di Ternate.

Sementara itu, Yohanes perwakilan dari Daihatsu menyampaikan bahwa dipilihnya Banjarmasin karena kota ini mmeiliki bibit-bibit potensial. “Selain itu, Banjarmasin dinilai siap menjadi penyelenggara sehingga dipilih menjadi salah satu pelaksana Daihatsu Astec Open 2018 dari 10 kota yang dipilih pihak Daihatsu,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Mimi Irawan perwakilan Astec, melalui even ini akan menggali potensi pebulutangkis di daerah. “Saya yakin kalau ini terus dilakukan tidak menutup kemungkinan akan lahir pebulutangkis potensial, termasuk pebulutangkis dari Kalsel,” imbuhnya. tol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed