oleh

Senam Energy Bagua Datangkan Instruktur Singapore

Banjarmasin, BARITO –  Senam Energy Bagua Banjarmasin mengoptimalkan perannya dalam memberikan kebugaran. Selain latihan rutin, juga mendatangkan para instruktur dari Singapore dan Jakarta dengan mengadakan diskusi, Rabu (9/10) di Gedung Sekolah MAHUA (WIDYA DHARMA ), Jalan Bandarmasih Komplek DPR No 04 Banjarmasin.

“Ada dua pembimbing yang sengaja kita datangkan dalam diskusi bersama anggota Senam Energy Bagua Banjarmasin,” ungkap koordinator Senam Energy Bagua, Geman Yusuf kepada Barito Post, kemarin.

Instruktur tersebut, lanjutnya, terdiri Guru (Lauze) Chandra asal Jakarta dan Lauze Desmon dari Singapore. “Mereka membagi pengalaman dan memberikan materi latihan. Disamping itu, para anggota senam juga diberi kekebasan langsung bertanya dan menyampaikan pengalamannya selama mengikuti Energy Bagua,” tutur Geman Yusuf yang telah mendapatkan Senam Energy Bagua yang diberikan oleh Jakarta Energy Bagua Center Indonesia.

Seluruh peserta, sambung advokad kondang Kalsel ini, mendapatkan pengalaman yang luar biasa. “Ilmu yang didapat bisa langsung diperaktekan dalam menjalani latihan rutin yang tanpa dipungut bayaran alias geratis,” kata mantan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kalsel ini.

Setelah perkenalan perdana dan seminar yang diikuti seribu lebih peserta, ditambhkannya, latihan rutin dilakukan pagi dan malam setiap hari yang langsung dibimbing para pelatih dari Jakarta. “Sekarang ini Kalsel telah memiliki sekitar tujuh pelatih yang akan melanjutkan dan mengembangkan senam Energy Bagua di Banua,” tutur owner Rumah Makan Sari Patin Banjarmasin itu.

Dengan adanya bebrapa pelatih yang sudah memiliki sertifikat, latihan akan dilakukan dibeberapa titik. Diantaranya, Siring Menara Pandang yang lokasinya sangat mendukung untuk melakukan senam Energy Bagua.

Kehadiran Senam Energy Bagua yang diprakarsai Rosita Sriwangi Kalianda bukan hanya sekedar senam, berlahan bisa mengurangi beberapa keluhan dengan latihan pagi dan malam.

“Selama ini bagian pinggang dan kaki rasa nyeri. Sekarang merasa enak dan bisa loncat-loncat dengan menjalani senam Energy Bagua,” ungkap Siti Aisyah.

Begitu juga dengan Awang Sumargo, mata lebih fokus dan kembali berani menyetir mobil sendiri. Selain itu, biasanya susah tidur menjadi tidur pulas dan bangun bugar. “Bahkan lutut dan kaki yang disarankan opresi, lebih nyaman dibawa berjalan,” katanya.

Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed