oleh

Lewat TMMD 106 Budaya Gotong Royong ‘Bergelora’ Kembali

-Berita, Galeri-382 views

Suasana gotong royong pengumpulan material pembuatan cor jalan di Desa libaru sungkai kecamatan Halong. Warga dari usia anak-anak hingga orang tua gotong royong mengumpulkan meterial dari sungai terdekat ke lokasi pembuatan jalan. (foto:wanda-brt)

 

Paringin, BARITO – Suasana kebersamaan dan gotong royong nampak terlihat saat dilaksanakannya pembuatan jalan kecil di anak Desa Libaru Sungkai beberapa waktu lalu.

Seluruh warga dari usia muda hingga orang tua, turun kesungai mengambil batu dan pasir yang tersedia banyak disepanjang sungai yang menjadi tempat warga mengambil kebutuhan air setiap hari.

Disungai ini, warga secara bergantian mengisi ember dan karung karung yang mereka bawa dengan pasir dan batu yang dikeruk manual ditepian sungai libaru sungkai ini.

Suasana ramai, sorak sorai dengan ditambah candaan kecil para warga mewarnai jalannya aktifitas warga bersama personil TNI yang bertugas menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 ditempat tersebut.

Tanpa merasa lelah, warga dengan semangat berbolak balik dari sungai ke lokasi jalan yang akan dicor yang berjarak kurang lebih 100 meter. Mereka secara bergantian pula menumpahkan material yang diambil dari sungai tersebut ketempat rencana jalan yang akan dibangun.

Hapan, salah seorang anak desa tersebut mengatakan, dirinya sangat senang bisa membantu para tentara membangunkan jalan disepanjang kampung mereka ini.
“Rame pa kalau kita kerja bersama-sama seperti ini. Tidak terasa lelah walau cuaca panas menyengat” ucapnya.

Dikatannya pula, warga disini sangat berterima kasoh kapada TNI yang telah membuatkan jalan dan membantu warga disini. Dirinya bangga dan senang dengan keberadaan TNI dikampung mereka ini.

“Kami sangat sedih pa, saat mendengar kalau waktu abang-abang tentara tidak lama lagi dikampung kami. Kami ingin mereka masih berlama-lama disini,” ujar Hapan.

Sementara itu, Perwira penghubung Kodim 1001 Amuntai Balangan, Kolonel Inf M Chairul mengatakan, pihaknya dalam kesempatan ini melaksanakan pembuatan jalan berupa cor jalan sepanjang kurang lebih 300 meter disepanjang desa Libaru Sungkai.

Dengan lebar 2 meter, jalan beton sambungan dari ujung jalan dari proyek jalan TMMD ini dinilai tepat untuk memberikan kenyawanan warga desa beraktifitas agar tidak kedebuan dan kebecekan jalan saat beraktifitas dikampung.

“Warga disini antusias sekali membantu personil kami membuat jalan. Mereka berinisiatif sendiri untuk turun langsung membantu personilnya dalam membangun jalan,” ungkapanya, Selasa (29/10).

Dari pelaksanaan pembuatan ini, dirinya merasakan rasa kekeluargaan dan kebersamaa yang sangat tinggi ditpat ini. ” Kami seperti sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Sampai-sampai ada yang nangis dan teriak histeris tidak mau berpisah saat kami bilang kegiatan kami akan segera berakhir didesa ini dan akan segera pulang,” bebernya.

Chairul berharap, pelajaran yang didapatkan oleh prajuritnya selama bertugas disini. Seyogyanya bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan masing-masing. Karena menurutnya, pelajaran rasa kebersamaan dan gotong royong sudah berangsur hilang sat ini khusunya pada masyrakat perkotaan. wnd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed