oleh

Bersaing dengan 20 Kota Besar untuk Adipura Kencana

-Bandarmasih-1.046 views
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina

Banjarmasin, BARITO – Peraihan Adipura yang ke empat atau Adipura Kencana ini bakal menjadi tantangan terberat bagi Pemko Banjarmasin. Pasalnya, berbagai aspek kebersihan lingkungan hingga prilaku masyarakat menjadi penilaian Adipura.

Tertanggal 4 Desember Selasa hari ini, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan tim memenuhi undangan Kementrian LHK di Jakarta, karena Banjarmasin masuk nominasi peraihan Adipura Kencana.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, kehadiran dirinya dan tim nanti yakni mempresentasikan Kota Banjarmasin soal penanganan sampah. Dalam paparan itu menjadi final apakah kota seribu sungai ini berhak dinobatkan meraih Adipura Kencana.

“Ini yang terberat, persentasi penanganan sampah di Kota tidak hanya sampah yang diurus tapi bagaimana prilaku masyarakatnya yang terlibat dalam pengelolaan sampah ini yang terberat. Mudahan saja presentasi kami membuahkan hasil,” bebernya di Balaikota Banjarmasin, Senin (3/12).

Ibnu melanjutkan, adapun persentasi unggulan yang dijelaskan nanti, Ibnu menerangkan soal pelarangan kantongan plastik terhadap ritel- ritel di kota Banjarmasin yang sudah di perwalikan itu.

“Larangan kantongan plastik ini yang menjadi unggulan dalam presentasi Pemko Banjarmasin,” cetusnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Mukhyar, mengatakan, masuknya kota Banjarmasin dalam nominasi peraihan adipura kencana itu, Banjarmasin akan bersaing kepada 19 kota besar yang juga masuk nominasi. Itu juga yang menjadi tantangan pihaknya.

“Saat ini kami masih mempersiapkan persentasi itu yakni soal program pengurangan dan penanganan sampah di kota Banjarmasin, serta keterlibatan masyarakat dan inovasinya dalam hal pengelolaan sampah. Kemudian yang terbesar pelarangan kantong plastik,” katanya.

Saat ini pihaknya sudah melakukan banyak program sanitasi dan kebersihan lingkungan lainnya, termasuk rencana kedepan soal larangan kantongan plastik juga akan digalakan di pasar pasar tradisional. dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed