Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Tim Wasaka Muda Indonesia U-10 dan PBS Nusantara U-12 tampil sebagai juara Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 Kalsel, Rabu (24/6/2026) di Lapangan SKB Mulawarman, Banjarmasin. Kedua tim berhak mewakili Banua pada putaran nasional.
Pada partai final kategori U-10, Wasaka Muda Indonesia harus berjuang hingga penentuan tos koin untuk memastikan gelar juara. Menghadapi PBS Nusantara U-10, kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal.
PBS Nusantara sempat unggul lebih dahulu melalui gol Darielle Pranaja Wibawa pada menit pertama dan Dody Pasarella menit keenam. Namun, Wasaka Muda Indonesia mampu bangkit melalui gol Muhammad Agustiasyah pada menit kelima dan Rafiq Multaba pada menit ke-17 sehingga skor kembali imbang 2-2 hingga laga usai.
Pemenang kemudian ditentukan melalui adu penalti. Kedua tim kembali sama-sama mencetak gol hingga skor penalti berakhir imbang. Sesuai regulasi, penentuan juara dilakukan melalui tos koin dan keberuntungan berpihak kepada Wasaka Muda Indonesia yang akhirnya keluar sebagai kampiun.
Pelatih Wasaka Muda Indonesia U-10, El, mengaku bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya meraih gelar juara. "Keberuntungan ada pada kami yang memenangi partai final ini melalui tos koin setelah adu penalti. Kedua tim bermain alot dan saling melakukan tekanan. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi untuk menghadapi event nasional," ujarnya.
Sementara pada final kategori U-12, PBS Nusantara tampil dominan dengan menaklukkan Wasaka Muda Indonesia dengan skor telak 5-0 sekaligus memastikan tiket ke tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, mengatakan ajang Festival Grassroots Piala Presiden bukan semata-mata mencari juara, tetapi lebih kepada pembentukan karakter dan pembinaan pemain usia dini.
"Kita melihat animo anak-anak usia 10 dan 12 tahun sangat luar biasa. Yang terpenting dalam momen ini adalah pembentukan karakter pemain dan memberi mereka menit bermain. Bukan soal kalah atau menang, tetapi kesempatan bermain yang sangat berharga bagi perkembangan mereka," katanya.
Ia berharap wakil Kalsel dapat membawa nama baik daerah pada ajang nasional serta terus berkembang hingga menjadi pesepak bola profesional. "Semua ada jenjangnya. Dari pembinaan usia dini, kompetisi amatir hingga nantinya menjadi atlet profesional. Kami berharap PSSI terus mengedepankan aspek pembinaan meski dengan sarana yang terbatas," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Kalsel, Baktiansyah, mengatakan pihaknya telah mendapatkan wakil terbaik dari masing-masing kelompok usia.
"Hari ini kita sudah mendapatkan siapa yang akan mewakili Kalsel di tingkat nasional. Insya Allah pelaksanaannya dimulai 7 Juli 2026. Tempatnya belum ditentukan, kemungkinan di Pulau Jawa. Kita berharap anak-anak tidak grogi dan bisa menampilkan permainan sebagus yang mereka tunjukkan hari ini sehingga mampu berbicara banyak di tingkat nasional," ujarnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post