Warga Sungai Lulut Minta Kiriman Tangki Air Bersih

Banjarmasin, BARITO

Warga RT 17, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, mengeluhkan terhentinya aliran air bersih dari PDAM/Perumda Air Minum (PTAM) Bandarmasih selama lima hari terakhir.

Ketua RT 17 Sungai Lulut, Juanda, mengatakan aliran air bersih sudah tidak mengalir sejak Kamis. Kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya, ketika air masih mengalir meski debitnya kecil dan hanya pada jam-jam tertentu.

“Sudah lima hari air bersih PDAM tidak mengalir. Sejak dua hari yang lalu kami sudah melaporkan melalui WhatsApp terkait gangguan pelayanan, tetapi responsnya hanya akan disampaikan pengaduannya,” ujar Juanda.

Menurutnya, warga tidak hanya melaporkan gangguan pelayanan, tetapi sekaligus meminta agar PTAM Bandarmasih mengirimkan mobil tangki air bersih ke kawasan tersebut. Pasalnya, warga sudah kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap ada respons, bukan meminta prioritas. Sebelumnya air masih mengalir walaupun kecil dan pada jam-jam tertentu. Kalau sekarang berhenti sama sekali, makanya kami meminta tangki air dikirim,” katanya.

Juanda menuturkan, pihak RT juga telah mengajukan surat permohonan pengiriman air menggunakan mobil tangki. Namun, hingga sore hari, bantuan tersebut belum juga datang.

Sebelumnya, pihak PTAM Bandarmasih disebut akan mengirimkan mobil tangki dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya akses jalan menuju lokasi harus memiliki lebar sekitar empat meter dan warga diminta menyiapkan selang sepanjang 12 meter.

“Persyaratan itu sudah kami siapkan. Jalan lebarnya sudah disiapkan dan selang 12 meter juga sudah ada dari warga. Tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda mobil tangki dikirim,” ungkapnya.

Juanda berharap PTAM Bandarmasih dapat segera mengirimkan mobil tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Ia memahami kondisi kekeringan saat ini turut menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah.

“Kami mengakui saat ini memang terjadi krisis air bersih karena kemarau. Tetapi di tempat kami air sama sekali tidak mengalir,” tegasnya.

DPRD Minta Antisipasi Krisis Air

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hj Noor Latifah, mengaku telah menghubungi pihak PTAM Bandarmasih terkait keluhan warga Sungai Lulut.

Menurut Noor Latifah, pihak PTAM merespons dengan cepat dan memastikan akan mengirimkan truk tangki air bersih ke kawasan tersebut.

“Saya tadi sudah menghubungi pihak PDAM Banjarmasih dan responsnya sangat cepat. Kata direkturnya, besok akan langsung dikirimkan truk tangki untuk mengatasi krisis air bersih di kawasan Sungai Lulut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak PTAM, berkurangnya debit air menjadi salah satu penyebab krisis air bersih yang terjadi di sebagian besar wilayah.

Meski demikian, Noor Latifah mengatakan pihak PTAM akan segera melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab aliran air di kawasan Sungai Lulut sampai terhenti total.

“Besok katanya akan langsung dilakukan pengecekan, kenapa sampai air tidak sama sekali mengalir di kawasan tersebut,” katanya.

Noor Latifah berharap persoalan serupa tidak terus berulang setiap tahun ketika memasuki musim kemarau. Menurutnya, PTAM Bandarmasih perlu melakukan langkah antisipasi lebih dini terhadap potensi kekurangan air baku.

“Sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin, saya berharap ke depannya pihak PTAM Bandarmasih bisa mengantisipasi lebih dini terkait kekurangan stok air bersih saat kemarau. Jangan sampai setiap tahun masalah ini terus terjadi,” tuturnya.

Ia juga menilai pembangunan embung dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mengantisipasi persoalan ketersediaan air bersih saat musim kemarau.

“Apalagi kemarau merupakan kondisi tahunan yang akan terus terjadi. Jadi harus diantisipasi sejak dini agar masalah seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

PENULIS: MASRIFANI

 

Related posts

Pemko dan Kejari Gelar Bazar Pasar Murah, 500 Paket Sembako Murah Disiapkan

Ridho Akbar Dorong Perlindungan Petani Milenial dan Cegah Alih Fungsi Lahan

HM Makmur Ingatkan Pentingnya Perlindungan Petani