oleh

Warga Masih Belum Yakin Manfaat Vaksin

Banjarmasin, BARITO – 21.500 dosis vaksinasi yang diprioritas kepada Lansia di Banjarmaisin hingga sekarang baru digunakan 6.000 orang. Apa yang menjadi penyebab minimnya minat vaksinasi itu.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menyatakan, salah satu penyebab lansia karena tak paham tentang aplikasi pendaftaran vaksinasi.

Kemudian, keluarga dari lansia yang berpikir bahwa apa yang menjadi manfaat vaksin itu sendiri, benarkah mampu mengatasi covid.
Hal tersebut juga beriringan dengan hoaks yang beredar di sosmed dan lingkungan masyarkat.

“Faktor kesibukan juga BB menjadi alasan, dimana keluarga para lansia sibuk untuk membawa yang bersangkutan ke fasyankes atau fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin,” bebernya.

Lantas bagaimana data yang diambil dari puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan masyarakat.

Minimnya minat mengikuti vaksinasi itu menurut Kepala Puskesmas Gadang Hanyar, Syaukani, persoalan itu disinyalir banyak yang belum yakin manfaat dari vaksin.

“Dari data yang ada di PKM gadang Hanyar juga belum memuaskan. Masalah tersebut dikarenakan masih banyak lansia yang belum yakin tentang keamanan vaksin covid sehingga cukup banyak yg menolak untuk divaksin,” terangnya.

Syaukani juga membubuhkan, Sebagian juga masih ragu dengan kehalalan vaksin, dan khawatir dengan efek samping yang terjadi akibat vaksin.

Melihat kondisi itu, pihaknya akan menggalakkan pola atau sistem dengan cara jemput bola. Jadi pihaknya akan melakukan ke rumah yang bersangkutan hingga melaksanakan di sarana umum.

Di sisi lain. Sebelumnya, terkait program vaksinasi, Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar juga mengimbau agar warga yang memiliki keluarga lansia, bisa lebih aktif membawa yang bersangkutan ke tempat vaksinasi. Mukhyar juga mayakinkan, bahwa vaksinasi tidak berbahaya dan bermanfaat.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed