oleh

Tiap Kali Sopir Lewat Jalan Desa Ini Pasti Bilang “Wow”

Pelaihari, BARITO-Kerusakan jalan didesa bukan lantaran banjir yang melanda Kabupaten Tanah Laut beberapa waktu lalu hingga kini masih terlihat belum ada tanda-tanda pengerjaan perbaikan, dan menurut warga sudah hampir 4 sampai 5 tahun kondisi jalan desa rusak, seperti di Desa Sebamban, Bukit Mulya, Kebun Raya, Sumber Jaya, Mekar Sari dan Sungai Desa di Kecamatan Kintap terlihat rusak. Ribuan Kepala Keluarga (KK) bahkan hanya bisa sabar menunggu ada perbaikan jalan-jalan tersebut.

“Melihat kondisi jalan di Desa Bukit Mulya, rasanya mau masuk saja baik pengendara roda 2 maupun 4 sudah pasti berucap “Wow”, tapi bukan wow lagi namun parah,”ucap Sarjito warga Desa Bukit Mulya.

Ia menambahkan, memang era bupati 5 tahun lalu jalan desa sudah diaspal, namun kondisinya kini rusak kembali, dan panjang jalur Desa Bukit Mulya yang mengalami kerusakan berkisar 4 sampai 5 km. rusaknya jalan memang lantaran sudah cukup lama sehingga kualitasnya pun menurun. Semoga ada langkah-langkah perbaikan jalan yang rusak ini,tutupnya.

Dari penelusuran kejalan Desa Bukit Mulya memperlihatkan kondisi jalan desa ini banyak lubang-lubang dengan ukurab bervariasi hampir disepanjang jalan desa.

Keterbatas dana dari APBD Tanah Laut, membuat dinas terkait harus melakukan koordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum, agar ada dana segar untuk perbaikan jalan-jalan desa yang masih rusak.

Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini kabarnya oleh dinas terkait bakal dilakukan pembenahan jalan-jalan desa yang rusak, utamanya di Kecamatan Kintap sebesar Rp 14 milliar rupiah untuk 2 desa.

Kepala Bidang Bina Marga Dwi Hadi Putra pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tala Senin, (15/2) mengatakan, terkait jalan Desa Bukit Mulya dan Sumber Jaya tahun ini juga dibenahi jalannya dan melalui DAK.

“Besarnya DAK Rp 14 milliar rupiah, namun bagi desa-desa yang lainnya tetap diusulkan melaui APBD Tanah Laut, dan mohon pengertian dan kesabaran dari warga agar bisa terealisasi secepatnya,”kata Dwi.

Ia menambahkan, untuk teknisnya, ketebalan aspal dibuat 7 Cm, pada bahu jalan di cor beton dan dilengkapi drainasenya, dan sekali lagi memohon warga untuk mendukungnya utamanya yang bermukim pada sepanjang jalan tersebut, tutupnya.

Penulis: Basuki  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed