oleh

Temuan Belasan Bangkai Kucing Dibungkus Plastik Ternyata karena Ini 

Banjarmasin, BARITO – Temuan sebanyak 15 bangkai kucing  dibungkus plastic putih di tepi Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin Selatan, dekat lokasi pembuangan sampah hingga videonya viral, kini ditanggapi pihak kepolisian, Rabu (11/2/2021). Menurut Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, bangkai kucing itu karena mati lebih dulu setelah terdampak banjir hingga sakit, Jumat (5/2/2021) lalu.

“Jadi bangkai kucing itu dari salah satu Pet Shop yang mempunyai  kucing ataupun untuk dijual. Namun kucing banyak yang sakit dan mati,  kemudian pemilik toko itu menyuruh orang untuk mengubur mayat kucing. Akan tetapi  tidak dikubur dan malah dibuang ke tempat sampah,”bebernya usai gelar pemusnahan narkoba di RS M Ansari SAleh.

Rachmat menyatakan untuk sementara pemilik toko Pet Shop itu bukan pembunuhnya. “Jadi itu bukan pembunuhan terhadap hewan peliharaan, melainkan mati karena sakit dan alam,”terang kapolresta kepada wartawan.

Kapolresta juga heran kenapa kucing itu banyak yang mati, padahal standarnya kalau kucing sakit harus ada dokter hewan yang menanganinya. “Kita masih memeriksa tiga  orang saksi,  termasuk pemiliknya,”singkatnya.

Sebelumnya Pecinta Kucing dari Cat Shelter Naya dan Aji sehari sebelumnya usai dimintai keterangan tewasnya kucing tersebut.  Mereka juga yang juga relawan atau rescue itu menyayangkan, apabila kucing itu diduga dibunuh. “Seharusnya kalau kucing itu sakit, mestinya dikubur dengan baik dan jangan dibuang seperti sampah,”tegas Naya.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi menambahkan,  pada Selasa (9/2 2021) malam sekitar pukul 22.00 Wita telah datang pemilik kucing itu bernama Asela selaku salah satu pemilik kucing ke polresta Piket Reskrim.

Dari informasi wanita itu pada malam harinya pukul 23.00 Wita, Tim Sus Polresta Banjarmasin . Josef Fayness. Pria itu diduga yang membuang bangkai kucing tersebut.

Menurut  Josef Fayness bangkai kucing tersebut memang diletakkan di semak – semak Jl. Lingkar dalam selatan kota banjarmasin.

Penyidik juga meminta keterangan Yusuf selaku kepala toko Green Petshop yang membenarkan bangkai kucing  tersebut dari tokonya.

“Kucing tersebut berjumlah 15 dan yang ada pemiliknya berjumlah delapan. Sisanya tujuh kucing adalah kucing liar yang dirawat mereka, “pungkas Kompol Alfian.

Penulis: Arsuma
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed