Banjar, BARITOPOST.CO.ID – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) diduga menjadi salah satu faktor kecelakaan tunggal yang dialami Sekretaris FKPWK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Salman Alfarizi yang akrab disapa “Gus Dur”, Kamis (20/8/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WITA.
Kecelakaan terjadi di Jalan Subardjo, Kabupaten Banjar, tidak jauh dari SPBU pertama. Saat itu, Gus Dur mengendarai sepeda motor Honda Stylo warna krem dengan nomor polisi DA 4535 DA dari Kandangan menuju Banjarmasin.
Akibat kecelakaan tersebut, Gus Dur mengalami cedera pada lutut kanan serta luka robek pada bagian bibir. Ia kemudian mendapat penanganan medis di IGD RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin.
Kabar kecelakaan tersebut mendapat perhatian dari jajaran DPP FKPWK. Pembina DPP FKPWK H Junaidi, Ketua FKPWK Rahmat Fadilah dan Sekretaris Jenderal FKPWK Sabar Trayitno datang menjenguk Gus Dur yang masih menjalani penanganan medis.
Menurut Gus Dur, sebelum kecelakaan terjadi kondisi kabut asap masih cukup terasa. Matanya perih hingga membuat dirinya mengantuk saat mengendarai sepeda motor.
“Saya dari Kandangan sudah sampai lewat Subardjo mau ke Banjarmasin. Karena kabut, mata jadi perih dan ngantuk, hingga akhirnya terjatuh. Saat itu kondisi jalan sepi, tidak ada pengendara lainnya,” ungkap Gus Dur.
Ia mengatakan, perjalanannya menuju Banjarmasin untuk melakukan konsolidasi terkait persiapan HUT ke-2 FKPWK yang rencananya digelar Sabtu (22/8/2026).
Sabar Trayitno mengatakan, Gus Dur sebelumnya juga hadir dalam peringatan HUT pertama FKPWK di Banjarmasin.
“Gus Dur ini juga pernah datang saat HUT pertama FKPWK di Banjarmasin,” ujarnya.
Setelah mendapat penanganan di RSUD Moch Ansari Saleh, Gus Dur direncanakan dibawa pulang ke Kandangan, Kabupaten HSS, untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Jajaran DPP, pembina dan seluruh pengurus FKPWK berharap “Gus Dur” segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius
Follow Google News Barito Post