Pemko Banjarbaru Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

(foto:istimewa)

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID Pemerintah Kota Banjarbaru menyampaikan jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Senin (31/8/2026).

Jawaban tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Graha Paripurna Lantai 3 Gedung DPRD Kota Banjarbaru.

Sirajoni menyampaikan apresiasi atas dukungan sekaligus masukan yang diberikan seluruh fraksi terhadap rancangan perubahan APBD tersebut. Menurutnya, pandangan fraksi menjadi bagian penting dalam memastikan penyusunan anggaran tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.

“Kami sangat menghargai dan mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2026,” ujar Sirajoni.

Ia mengatakan, dukungan dan masukan DPRD menunjukkan adanya kemitraan konstruktif antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik.

Kemitraan tersebut, lanjutnya, juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya Banjarbaru Emas, yakni Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera.

Sirajoni berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 dapat berjalan lancar hingga ditetapkan. Dengan demikian, program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pandangan umum fraksi, sejumlah isu menjadi perhatian DPRD, antara lain penggunaan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), peningkatan fasilitas kesehatan, serta kesiapsiagaan pemerintah menghadapi kondisi iklim.

Menanggapi hal tersebut, Pemko Banjarbaru menyatakan seluruh masukan fraksi akan menjadi bahan dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 bersama DPRD.

Pemerintah daerah juga berkomitmen mengarahkan anggaran pada kebutuhan masyarakat dan program prioritas daerah. Di sisi pendapatan, Pemko Banjarbaru akan mengoptimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan basis data, perluasan sumber PAD, percepatan penagihan piutang, digitalisasi penerimaan, serta monitoring dan evaluasi berbasis kinerja.

“Dapat disampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan PAD Pemerintah Kota Banjarbaru akan memaksimalkan potensi-potensi yang ada dengan bertumpu pada penguatan basis data, perluasan sumber PAD, percepatan penagihan piutang, digitalisasi penerimaan, serta monitoring dan evaluasi berbasis kinerja,” jelas Sirajoni. nsh/ang

Follow Google News Barito Post

Related posts

Banjarbaru Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026

Menteri LH Turun ke Lokasi Karhutla Banjarbaru, Sumur Bor Disiapkan Atasi Krisis Air

Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI, Banjarbaru Teguhkan Komitmen Wujudkan Kota Maju dan Sejahtera