oleh

Pasca Laporan Dugaan Kejahatan Skimming, Ditreskrimsus Minta Kesaksian Pegawai IT Bank Kalsel

Banjarmasin, BARITO – PASCA laporan yang dilayangkan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) ke Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terkait dugaan kejahatan skimming yang terjadi pada sejumlah nasabahnya Kalsel) intensif melakukan penanganan Kasus dugaan kejahatan skimming yang terjadi pada sejumlah nasabahnya kini ditangani secara intensif.

Pengumpulan fakta-fakta hukum dan alat bukti terus dilakukan oleh Penyidik Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus).

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, Kombes Pol Suhasto melalui Kasubdit V Tipidsiber, Kompol Ricky B Sialagan mengatakan, telah memintai kesaksian dari Pegawai Bidang IT Bank Kalsel.

“Pegawai IT 1 orang,” ujar Kompol Ricky, kepada wartawan Kamis (4/8/2022).

Selain pegawai bidang IT, penyidik juga telah memintai kesaksian dari beberapa nasabah Bank Kalsel terkait dugaan Skimming yang menimpa mereka.

“Untuk nasabah sudah 3 orang (dimintai kesaksian),” beber Kompol Ricky.

Seperti diketahui jajaran Manajemen Bank Kalsel dipimpin langsung Direktur Utamanya, Haniwijaya melaporkan dugaan kejahatan skimming yang merugikan Bank Kalsel setidaknya mencapai Rp 1,9 miliar.

Dana tersebut hilang dari rekening sejumlah nasabah Bank Kalsel secara tiba-tiba pada Senin (1/8/2022) lalu.

Atas kejadian itu Manajemen Bank Kalsel langsung bergerak cepat membentuk Tim Penanganan Skimming melakukan langkah-langkah untuk memastikan praktik tersebut tak kembali terjadi ke nasabahnya yang lain.

Analisa serta pengumpulan data pun telah dilakukan dan menjadi salah satu modal Bank Kalsel membuat Laporan Polisi.

Sedangkan pada sisi nasabah, Bank Kalsel sudah memverifikasi siapa saja nasabah yang dana pada rekeningnya terkena skimming dan melakukan penggantian penuh dana yang hilang.

(Penulis/Editor Mercurius)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed