Masyarakat Paya Besar Keluhkan Jalan Rusak Parah Tidak Diperbaiki

by baritopost.co.id
0 comment 2 minutes read
Kondisi jalan Desa Paya Besar di Kecamatan Batu Benawa Kabupaten HST yang rusak parah.(foto : yufanata/brt)

Barabai, BARITOPOST.CO.ID – Warga masyarakat Desa Paya Besar di Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) keluhkan kondisi jalan yang rusak parah hingga sekarang tidak diperbaiki.

Keluhan tersebut disampaikan warga desa setempat mengingat hingga sekarang tidak ada perbaikan, sedangkan Desa Paya Besar ini banyak sumberdaya alam (SDA) dan sumberdaya manusia (SDM).

Warga menyayangkan dengan kondisi jalan yang rusak ini mengakibatkan turunnya potensi SDA di desa ini, seperti menurunnya hasil pertanian dan perkebunan.

“Karena jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki, SDM pun juga menurun, seperti anak-anak ketika mau berangkat sekolah terkendala jalan makin rusak setiap harinya,” kata warga, Senin (13/5/2024).

Warga menambahkan, kondisi jalan desa yang rusak ini semakin parah ketika air sungai meluap saat banjir setiap tahunnya.

“Karena tak adanya siring di sungai sehingga jalan ada yang longsor akibat luapan air sungai,” tambah warga.

Karena itu, warga desa berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) khususnya Bina Marga melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak.

“Kami memohon untuk secepatnya dilakukan perbaikan mengingat ketika air sungai meluap maka jalan di desa kami ikut terkena banjir sehingga jalan pun jadi rusak parah, saat ini kami hanya mampu memperbaiki sedikit-sedikit jalan yang berlobang,” tutupnya.

Baca Juga: Bupati Aulia Lepas Ratusan Atlet POPDA Tingkat Provinsi Kalsel 2024

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR HST, Syahidin ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan tahap perencanaan untuk perbaikan jalan di Desa Paya Besar.

“Kami masih belum bisa melakukan perbaikan jalan di Desa Paya Besar, karena saat ini masih ada proyek kolam regulasi yang belum selesai, untuk perbaikan jalan desa itu kemungkinan akan terlaksana di tahun 2025,” jelas Syahidin kepada Baritopost.co.id.

Syahidin menambahkan selain melakukan perencanaan perbaikan jalan desa, pihaknya juga ingin melakukan normalisasi sungai, namun ada terkendala di lapangan.

“Dinas PUPR ingin melakukan normalisasi sungai, namun terkendala ada warga yang menolak, karena ada rumah warga yang berada di bantaran sungai Desa Paya Besar,” ungkapnya.

 

Penulis : Yufanata Tuapatinaya
Editor    : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Leave a Comment