Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID –
Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan membidangi kesehatan memberikan perhatian serius terhadap ketersediaan stok darah di Banua yang sangat dibutuhkan pasien di rumah sakit rujukan.
Karena itu, untuk memastikan kondisi di lapangan, Komisi IV DPRD Kalsel juga melakukan kunjungan ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Jihan Hanifha didampingi sejumlah anggota komisi, Senin (10/8/2026).
Namun sebelum dilakukan kunjungan terlebih dahulu digelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, RSUD Ulin Banjarmasin, RSJ Sambang Lihum dan RSUD Ansari Saleh.
Rapat kerja tersebut untuk membahas rencana program kerja serta kebutuhan anggaran pada tahun anggaran perubahan 2026.
Dari kegiatan kunjungan ke RSUD Ulin Banjarmasin, Komisi IV DPRD Kalsel juga menyoroti ketersediaan peralatan blood bank dan sumber daya manusia (SDM) pada Unit Transfusi Darah (UTD) dan ditemukan masih adanya keterbatasan alat maupun SDM.
Dikesempatan itu, Jihan Hanifha mengatakan, kekurangan stok darah masih sering terjadi, baik bagi pasien yang akan menjalani operasi maupun pasien dalam kondisi darurat.
“Jangan sampai ada lagi pasien yang harus membeli atau mencari darah sendiri. Ini menjadi perhatian kita bersama agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Among Wibowo, M.Kes, Sp.S disela mendampingi kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel menyatakan pihaknya akan segera mengevaluasi dan menindaklanjuti masukan-masukan dari Komisi IV DPRD Kalsel.
Among menegaskan komitmen RSUD Ulin Banjarmasin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Komisi IV
Ketersediaan
Stok Darah
Editor/* : Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post