oleh

Duga ada Pihak Lain Terlibat dalam Kasus Korupsi PD Baramarta, Ini Kata Ketua LSM KAKI  

Banjarmasin, BARITO – LEMBAGA Swadaya Masyarakat Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel mengapresiasi gerak cepat Kejaksaan Tinggi Kalsel yang menetapkan mantan Direktur PD Baramarta berinisial TI sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan . Namun demikian LSM KAKI menduga kasus korupsi di PD Baramarta yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 9,2 miliar tak hanya dilakukan satu orang. Namun, diduga ada aktor penting lainnya yang terlibat.

“Tentu kita apresiasi gerak cepat Kejaksaan Tinggi Kalsel yang menetapkan mantan Direktur PD Baramarta berinisial TI sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan,” ucap Ketua LSM KAKI Kalsel, H Akhmad Husaini, kepada Barito Post Minggu (21/2/2021).

Alasannya sambung pria yang akrab disapai Usai ini , yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan penggunaan uang kas yang tak sesuai.

“Ini tentu diduga tak hanya dilakukan TI seorang diri. Pasti ada pihak lain yang juga terlibat dalam kasus ini,” tegas pria tinggi besar yang kerap menyampaikan aksi di Lembaga Anti Rasuah (KPK) Jakarta ini.

Menurut Husaini, bukan rahasia lagi, jika perusahaan daerah kerap menjadi “bancakan” para pejabat karena disana ada aktivitas penyertaan modal yang sangat rentan terjadi tindak pidana korupsi.

Oleh karena itu, Husaini berharap, tersangka TI bisa menjadi justice collaborator sehingga dapat membuka kasus ini menjadi terang benderang serta mengungkap tersangka lainnya yang telah merugikan negara hingga Rp 9,2 miliar tersebut.

Usai juga berharap penegak hukum di kabupaten/kota dapat meniru gerak cepat Kejaksaan Tinggi Kalsel dalam penuntasan kasus korupsi. Sebab, ka Husaini, biasanya jika ada kasus korupsi, prosesnya begitu lama bahkan hingga bertahun-tahun sehingga membuka celah bagi penegak hukum bermain mata.

“Kami sangat mendukung segala kasus korupsi di Kalsel dapat dituntaskan dengan cepat oleh aparat penegak hukum,” pungkas Akhmad Husaini.

Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed