oleh

DLH Kewalahan Atasi Sampah Dadakan, Peran Masyarakat Sangat Diharapkan

Banjarmasin, BARITO – Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin mengaku kewalahan atasi membeludaknya sampah yang dibuang masyarakat pasca banjir.

Sejumlah armada dan petugas kebersihan sudah maksimal diturunkan hingga lembur kerja juga masih belum mempuni.

Oleh sebab itu, Pemko Banjarmasin sangat berharap peran penting masyarakat atau tim relawan membantu penanganan sampah tersebut.

Menurut Kepala Bidang kebersihan dan sampah DLH Kota Banjarmasin, Marzuki bahwa jumlah sampah pasca banjir mencapai 75 ton perhari di lingkungan yang terdampak banjir. Angka tersebut naik mendadak dua hingga tiga kali lipat dari hari normal.

Kondisi itu pastinya memaksa petugas kerja bagaikan robot. “Bayangkan, misalnya di Kuripan yang biasanya hanya perlu 5 truk armada untuk mengangkut sampah, kondisi ini mendadak menjadi 10-15 truk, bagaimana tidak kualahan belum lagi lokasi lain,” tuturnya.

“Intinya kami berharap masyarakat turut serta membantu kami. Misalnya membuang langsung sampahnya ke TPA melalui swadaya masyarakat atau bantuan penanganan sampah lainnya,” ucapnya saat di hubungi via Whats App, Minggu (31/1)

Ia melanjutkan, ada beberapa TPS yang terjadi pembludakkan sampah terbanyak, yakni Jalan Pramuka, Jalan Veteran, Lingkar Dalam, Pangeran Hidayayullah dan Sei Andai.

Terlebih pembludakkan sampah pasca banjir juga terjadi ditanah kosong bahkan dipinggir jalan yang seharusnya tidak dijadikan tempat pembuangan sampah.

Untuk itu, ia penghimbau terhadap warga yang memilikki lahan kosong untuk menjaga kebersihan lahannya dari tumpukkan sampah.

“Sesuai perda nomor 21 tahun 2011 terkait penjagaan kebersihan lingkungan sekitarnya,” tutupnya.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed