oleh

Dispora Kalsel Ingin Pemuda Berdaya Saing dan Berprestasi

Banjarmasin, BARITO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel melaksanakan rapat koordinasi bidang kepemudaan. Kegiatan tersebut untuk menyamakan visi misi dalam pengelolaan kepemudaan agar berdaya saing dan berprestasi, Kamis (3/6) di Hotel G’Sign Banjarmasin.

Pelaksanaan rapat koordinasi bidang kepemudaan Dispora Kalsel kali ini, diikuti sebanyak 117 peserta yang berasal dari masing-masing kabupaten dan kota, selama dua hari.

Dari kegiata ini menghadirkan para narasumber, salah satunya dari Deputi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga dengan memberikan materi serta tanya jawab secara virtual dari Jakarta.

“Pentingnya peran pemuda, membuat Bidang Pemuda Dispora menjadi sangat stategis dalam mewujudkan pemuda berdaya saing dan berprestasi,” ungkap Kadispora Kalsel, Hermansyah didampingi Heru Susmianto (Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel) kepada wartawan.

Melalui rapat koordinasi ini, lanjutnya, untuk menyamakan vis misi guna mencapai satu sasaran yang seragam. “Kita tidak ingin jalan sendiri-sendiri dalam menjalankan program kepemudaan. Setelah ini ada kelanjutan kepelatihan dengan memberikan pembekalan keterampilan bagi pemuda, agar bisa berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” ucapnya.

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan Kasi Kepemimpinan Kepeloporan Kepramukaan dan Organisasi Pemuda Dispora Kalsel H Rokhyatin Effendi menyebutkan, rapat koordinasi ini untuk mensinkronkan program pemuda dengan Dispora Kabupaten/Kota, serta Kementrian Pemuda dan Olahraga.

“Termasuk menyamakan presepsi dalam mengatasi permasalahan dengan berbagai solusi kepemudaan. Intinya, menghasilkan rekomendasi dab sinkronisasi mulai daerah hingga ke pusat,” tuturnya.

Saat membuka rapat koordinasi bidang kepemudaan Dispora Kalsel ini, Asisten II Pemprov Kalsel Syairul Ashari menyabut baik dan mengapresiasi karena salah satu upaya untuk menyamakan presepsi dalam pembinaan kepemudaan. “Apalagi saat ini, potensi pemuda usia produktif sangat besar yang mencapai 64 persen. Ini membuktikan, masa depan bangsa terletak pada generasi muda sekarang,” bebernya.

Untuk itu, ditambahkannya, pemangku jabatan bertanggungjawab menggerakan pemuda kearah yang lebih baik. “Tugas kita bukan hanya mengevaluasi kepemudaan, melainkan juga mempertajam program dan menghimpun organisasi lebih terukur,” imbuhnya.

Penulis: Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed