Dispora Kalsel Ajak Pemuda Gali Digitalisasi, Wujudkan Lahirnya Wirausaha Muda

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel mengajak para pemuda untuk lebih menggali digitalisasi. Melalui pelatihan Youth Digital Skill diharapkan mewujudkan lahirnya wirausaha muda yang kereatif.

Dalam kegiatan kali ini, diikuti sebanyak 120 pemuda Kalsel yang dilaksanakan dalam dua angkatan, masing-masing diikuti 60 peserta selama dua hari, Senin (13/4/2026). hingga Selasa (13/4/2026).

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong generasi muda yang produktif agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara produktif yang siap menjadi pelaku usaha,” sebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz.

Para peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait digitalisasi dan pengembangan usaha kreatif dari narasumber berpengalaman.

“Harapan kami, mereka bisa memanfaatkan tren digital saat ini untuk hal-hal yang positif, bukan sekedar konsumtif. Ke depan, kami ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha, baik di bidang komersial, periklanan, maupun sektor lainnya,” katanya.

Ia juga menambahkan, Dispora Kalsel menargetkan para peserta ke depan dapat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal menjadi wirausaha mandiri. Pendampingan akan terus dilakukan agar para pemuda mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami ingin ke depan bertemu kembali dengan mereka dalam kondisi sudah memiliki usaha dan NIB. Ini bagian dari upaya menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, Budiono, menjelaskan bahwa pelatihan ini menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun sesuai amanat undang-undang tentang kepemudaan.

Ia menyebutkan, kegiatan pelatihan akan berlangsung selama empat hari dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang digitalisasi.

“Melalui pelatihan ini, kami memberikan pembekalan kepada pemuda agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk membuka usaha berbasis digital. Harapannya akan lahir wirausaha-wirausaha muda baru di Kalimantan Selatan,” bebernya.

Sebagian besar peserta saat ini belum memiliki NIB karena masih dalam tahap menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi titik awal dalam membangun pola pikir kewirausahaan.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda, sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalsel melalui tumbuhnya ekosistem wirausaha muda berbasis digital,” imbuhnya.

Penulis: Tolah

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar