oleh

Dispora dan KONI Kalsel Bahas Porprov HSS

Banjarmasin, BARITO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI 2021 di Kandangan. Dalam kesempatan ini juga melibatkan KONI HSS dan cabang olahraga (Cabor), Senin (5/3) di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.

Dalam pertemuan yang difasilitasi Dispora Kalsel ini, melibatkan KONI Kalsel, KONI HSS, dan 38 cabor yang direkomendasi mengikuti Porprov tahun depan. Termasuk menyampaikan adanya usulan 7 cabor yang diharapkan dapat diikutsertakan dalam Porprov mendatang.

“Sebanyak 38 cabor yang sudah direkomendasi. Jika anggarannya ada dan mencukupi 7 cabor itu bisa dimasukkan dan saat ini masih usulan,” ungkap Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi kepada wartawa

Untuk itu, lanjutnya, segala persiapan harus dilakukan. Apalagi
pelaksanaan Porprov tinggal sekitar satu tahun lima bulan lagi. “Sementara kondisi venue-venue masih 50 persen dan sedang proses pengerjaan,” ungkap Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi kepad wartawan.

Kendala dalam pelaksanaan Porprov kali ini, sebutnya, memang tidak bisa dipisahkan adanya pandemi Covid-19 ini yang sudah mempengaruhi segala tatanan, termasuk pendapatan atau APBD provinsi.

“Tidak hanya kegiatan yang terpaksa banyak dilakukan penundaan, tapi juga pendapatan APBD kita turun drastis, intinya Pemprov berupaya mendukung penyelenggaraan Porprov ini sukses dengan segala keterbatasan yang ada,” tuturnya.

Terkait 38 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, ditambahkannya, tergantung tuan rumah KONI HSS yang menentukan dengan dana yang ada. Tentunya setelah rekapitulasi data dan kebutuhan semua cabang olahraga,” terang Fitri.

Sementara itu, Koordinator Bidang Kerjasama dan Hubungan KONI HSS, H Yusran Fani mengatakan, sebanyak 38 cabang olahraga yang telah dipersiapkan tempat pertandingannya. “Bahkan ada usulan lagi sebanyak tujuh cabang olahraga tambahan. Cabor tersebut bisa dipertandingkan kalau dana hibahnya mencukupi,” paparnya.

Secara umum, Yusran Fani mengatakan, pihaknya sebagai tuan rumah akan mengakomodir semua cabang olahraga yang diusulkan dipertandingkan, khususnya untuk kesiapan venue.

Ditambah Wakil Ketua II KONI HSS Zainuddin, semua cabang olahraga yang diusulkan dipertandingkan pada Porprov 2022 ini dibicarakan secara serius pada rapat ini, karena yang utama itu terkait pendanaannya.

“Apa yang dibutuhkan setiap cabang olahraga itu, misalnya Rp500 juta, jadi kita bicarakan ini secara terperinci, harus teliti betul sebelum disahkan,” ucapnya.

Memang agak ribet di awalnya, tapi harapannya akan mudah pada akhirnya dalam pertanggungjawaban. “Prinsip kami sebagai tuan rumah, sukses penyelenggaraan, sukses administrasinya,” ujar dia.

Penulis: Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed