oleh

Dinilai Sulit Tarik Uang, Salah Satu Nasabah Maybank Merasa Kecewa

Banjarmasin, BARITO – Winardi Setiono seorang nasabah Maybank merasa kecewa. Pasalnya, Winardi menilai mengalami kesulitan menarik uangnya di bank tersebut. “Saya datang ke Maybank untuk mengambil dana-dana saya, tapi saya merasa kecewa, sebab komitmennya sudah mulai melenceng, pelayanan juga melenceng dari yang ditentukan,” ujar Winardi Setiono saat berada di Maybank kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

Menurut Winardi, dirinya sudah menjadi nasabah prioritas selama 20 tahun lebih, dan karyawan Maybank sudah akbar. “Masa surat kuasa pengambilan uang di Maybank tidak berlaku lagi saat ini. Memang dulunya lancar dikuasakan dalam pengambilan uang. Ada apa? ,” beber pengusaha advertaising ternama ini.

Yang sangat disesalkan kembali, sebut Winardi, saat pengambilan uang hari ini Kamis 26 November 2020, ternyata dananya tidak cukup. Kenapa? Apakah dampak kejadian kasus Maybank di Jakarta?

Perbankan itu harusnya tidak boleh kaku, sambungnya, dan harus fleksibel apalagi terhadap nasabah yang lama. “Saya yakin para nasabah selalu mencari kemudahan, bukan kesulitan. Apalagi Maybank begitu mau ditarik dana kita, ternyata dana tersebut tidak cukup, bahkan valasnya tidak tersedia sama sekali. Ini sangat menjadikan tanda tanya bagi Nasabah….ada apa dengan MayBank…?,” katanya.

Ia pun berpesan agar selalu barhati-hati. “Saya pun harus berhati-hati atas kejadian ini,” tuturnya.

Winardi menceritakan, saat penarikan uang pada 25 November 2020, pihaknya seperti biasa menggunakan surat kuasa kepada karyawan yang memang sudah sering melakukan penarikan di sana ternyata tidak dibolehkan lagi, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Karena pelayanan Maybank sudah tidak seperti biasa, maka saya memberitahukan kepada pihak Maybank akan mencairkan dana saya pada hari ini 26 November 2020, untuk dipindahkan ke bank lain dan ini sudah diberitahukan sehari sebelumnya. Namun ternyata saya harus menunggu hingga jam 5 dan sore baru dana tersebut lengkap,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager Maybank Banjarmasin Taufik mengungkapkan, pada prinsifnya pihak Maybank menjaga keamanan uang nasabah, sehingga ada kebijakan Maybank pusat untuk pelayanan pengambilan dana tabungan harus nama pemilik rekening. “Memang pak Winardi Sethiono datang ke kantor untuk mengambil uang di tabungannya,” katanya.

Namun Ia berharap setiap pengambilan dana yang cukup besar, hendaknya meminta kepada Maybank untuk menyediakan dana sehari sebelum pengambilan. “Saran saya kepada nasabah, kalau mengambil dana yang cukup besar, sebaiknya memberitahu pihak bank, agar dana cukup tersedia,” katanya.

Termasuk pengambilan valas, ucapnya, dan valas yang ingin diambil nasabah masih belum cukup tersedia. “Ya, ada kekurangan valas, yang ingin diambil Pak Winardi dan kita butuh waktu 1-2 hari untuk meminta tambahan valas ke kantor pusat,” kata Taufik.

Taufik memastikan pelayanan Maybank akan tetap optimal kepada nasabah. ”Ya, kalau nasabah mau mengambil uangnya, tak apa, dan kami persilahkan. Tabungan kan beda dengan cek giro. Kalau cek giro bisa saja diwakilkan untuk pengambilan dana secara langsung,” tutupnya.

Penulis: Afdi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed