Dinas PUPR Tanbu Pastikan 7 Hari Selesai Pengerjaan Jalan Alternatif

by admin
0 comment 1 minutes read

Satui, BARITO – Proyek pengerjaan jalan baru untuk pengalihan ruas jalan nasional di Kilometer 171, Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), yang longsor dan ditutup satu arah, dipastikan dalam tujuh hari selesai untuk jalan alternatif tersebut.

Kepastian akan rampungnya pengerjaan jalan alternatif itu selama satu minggu, setelah dilakukan pengecekan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanbu, Subhansyah di Desa Satui Barat, Kamis (13/10/2022).

“Menindaklanjuti instruksi Bupati Tanbu, Zairullah Azhar untuk membuat jalur alternatif mengatasi kemacetan arus lalulintas dampak longsornya ruas jalan nasional di Kilometer 171,” bebernya.

Subhan memastikan, pembangunan jalan alternatif untuk pengalihan arus lalulintas di Kilometer 171 Desa Satui Barat ini bakal selesai setelah tujuh hari pengerjaan oleh pelaksana pekerjaan PT Buana Karya Wiratama (BKW).

“Hari ini mulai pengerjaannya dan kalau sesuai rencana akan selesai pada Kamis depan. Setelah rampung dilakukan perkerasan, semua kendaraan bisa melintas di jalan alternatif ini,” ujar Subhan.

Ditambahkannya, jalan alternatif baru yang dibangun berjarak sekitar 300 meter sebelum ruas jalan nasional di Kilometer 171 ambrol dari arah Banjarmasin-Batulicin.

“Keluarnya nanti di pertigaan Jombang,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Tanbu, Ramdan Nasution menjelaskan Pemerintah Kabupaten Tanbu dalam pembangunan jalan altenatif ini membebaskan lahan milik warga setempat sepanjang 200 meter.

“Sisanya melewati jalan milik perusahaan dan jalan desa. Total panjangnya 1,7 kilometer,” jelasnya.

Diungkapkannya, konstruksi jalan dengan struktur perkerasan dengan material batu gunung jenis basecourse.

“Ketebalan perkerasan antara 30-35 cm, diperkirakan aman dilintasi semua jenis kendaraan sampai 8 ton,” ungkapnya.

Dari informasi yang disampaikan Dinas PUPR Tanbu, kondisi ruas jalan nasional yang longsor di Kilometer 171 Desa Satui Barat saat ini masih sangat rawan dilintasi kendaraan bermotor, karena itu dikerahkan alat berat untuk melakukan perbaikan lereng agar kerusakannya tidak bertambah parah. Sedangkan arus lalulintas diatur petugas dari Polsek Satui, Satlantas Polres Tanbu, Dishub Tanbu dan Bhabinsa setempat.

Penulis/editor : Sophan Sopiandi

You may also like

Leave a Comment