Banjarbaru perkuat kolaborasi penanganan stunting melalui forum terbuka dan program GENTING

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar forum diskusi publik untuk menyepakati rencana program penanganan stunting ke depan secara terbuka, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, guna memastikan intervensi tepat sasaran berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membangun kesepahaman bersama sekaligus menggali persoalan faktual yang dihadapi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya diskusi dua arah yang jujur dan terbuka agar kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Apa yang kita rencanakan hari ini semoga benar-benar menjadi langkah nyata. Saya ingin semua pihak mendiskusikan secara terbuka kondisi nyata di lapangan agar intervensi kita tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting sangat ditentukan oleh konsistensi dalam hal-hal mendasar, seperti perbaikan sanitasi dan pemenuhan gizi yang berkelanjutan.

Lisa juga menegaskan bahwa upaya tersebut tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk masyarakat dan sektor swasta.

Sebagai bentuk komitmen nyata, dalam kegiatan tersebut turut disalurkan bantuan melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program ini menjadi wujud kolaborasi lintas sektor di Banjarbaru, di mana para pemangku kepentingan berperan sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap percepatan penurunan angka stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang. nsh/ang

Follow Google News Barito Post

Related posts

Pemko Banjarbaru Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Beras

YKI Banjarbaru Edukasi Warga Deteksi Dini Kanker Saat Car Free Day

Banjarbaru Raih Peringkat Pertama IKADA Semester I 2026, Bukti Tata Kelola ASN Semakin Berkualitas